Tolu Setiyawan: Tak Semudah Membalik Telapak Tangan

share on:
Tolu Setiyawan sedang melatih tenis lapangan kepada anak-anak || YP-Eko Purwono

Yogyapos.com (SLEMAN) - Memang tak semudah membalikan tangan, melatih pemain tenis muda atau yunior yang diawali dari usia dini. Seperti yang dialami oleh salah satu pelatih tenis lapangan asal Kabupaten Sleman, Tolu Setiyawan (47), berkat bimbingan dan garapan pria ini sejumlah siswa siswi mampu mengukir prestasi, menjadi kebanggaan.

Ditemui wartawan saat melatih anak usia muda di Lapangan Tenes Pemkab Sleman di Tridadi, Sleman, dirinya mengakui dibutuhkan kesabaran dan keuletan dalam memberikan bimbingan dan pengarahan kepada anak-anak dan itu menjadi pengalaman tersendiri baginya.

“Pengalaman melatih anak-anak ini sudah sering saya lakukan, sejak dahulu. Merasa suka jika anak yang belum bisa menjadi bisa dan terampil, namun kadang ada ngeyel-nya sehingga kita harus sabar dan ngak jenuh,” tutur pria asal Dusun Pete, Kalurahan Sidomoyo, Kapanewon Godean ini, Selasa (2/2/2021).

Dia merasa bangga, lantaran sejumlah anak asuhnya telah berhasil dengan bermodalkan “skill” olahraga tenis ini. Dia juga mendorong dan berharap seluruh yang dilatihnya lebih bersemangat sehingga mencapai menjadi atlit nasional maupun internasional.

”Makanya itu atlit-atlit saya yang sudah berhasil menjadi anggota  TNI Angkatan Darat, ada yang menjadi dokter, yang saya latih sejak dari kecil,” ungkap dia yang mengaku menjadi pelatih sejak lebih dari 20 tahun yang lalu.

Sejumlah cacatan sebagai pelatih olahraga tenis yang sudah dijalani, diantaranya pelatih di tingkat Popwil, Popnas, PON mini, pelatda  difabel (untuk kursi roda) dan yang paling gres yakni mematangkan persiapan mengikuti  Pekan Paralimik Nasional (Peparnas) XVI di Papua tahun 2021 ini. ”Ini sedang mempersiapkan untuk mengikuti Peparnas di Papua tahun ini, Insyallah di bulan November,” tutupnya

Ditemui di lokasi, Jovan (7) dan Ara (7), dua anak ini mengaku menyenangi olahraga tenis lapangan dan kini sedang menjalani latihan selama hampir 4 bulan.

"Seneng latihan sepert ini, ingin jadi atlit tenes," jawab Jovan didampingi Ara. (Eko Purwono)

 

 

 


share on: