Yogyapos.com (YOGYA) - Penelitian adalah suatu keharusan bagi para akademisi dalam upaya menciptakan produk-produk inovasi di tengah masyarakat, sehingga melalui produk inovasi yang dihasilkan akan meningkatkan daya saing bangsa. Dalam upaya meningkatkan kuantitas dan kualitas penelitian di Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta, Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) berkolaborasi dengan Unit Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) menggelar seminar & workshop metodologi penelitian “Mixed Method & Research and Development”.
BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-melebihi-target-art-for-children-tby-diserbu-seribuan-anak-9628
Dalam sambutannya, Dr Ing Wiyatiningsih ST MT selaku Ketua LPPM UKDW menyampaikan kegiatan ini bertujuan memberikan gambaran perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kekinian terkait perumusan metodologi penelitian yang relevan dengan bidang ilmu masing-masing.
“Semoga acara ini dapat memberikan manfaat yang baik dan berujung pada peningkatan produktivitas dalam mempublikasikan hasil penelitian. Tema ini diambil karena penelitian harus selalu berkembang termasuk metodologinya,” tuturnya tentang seminar yang telah berlangsun pada Jumat (3/2/2023).
Hadir sebagai narasumber dalam acara ini, Prof Ir Iwan Sudrajat MSA PhD, Dosen Institut Teknologi Bandung (ITB) Prof Ir Iwan Sudrajat MSA PhD mengungkapkan mixed methods adalah pendekatanpenelitian yang bersifatpragmatis dan problem centered, dimana metode dan teori digunakan secara instrumental berdasarkan pada aplikabilitasnya terhadap proses investigasi yang sedang dilakukan.
BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-burhanuddin-ingatkan-jaksa-untuk-jaga-kredibilitas-9627
“Mixed methods merupakan prosedur penelitian yang melibatkan pengumpulan dan pengintegrasian data kualitatif dan kuantitatif dalam satu proyek. Asumsinya penggabungankeduajenis data akan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai fenomena yang sedang diteliti,” paparnya.
Tidak hanya pemaparan materi dan diskusi, acara dilanjutkan dengan sesi workshop yang dibagi menjadi tiga kelompok sesuai dengan bidang penelitian. Masing-masing kelompok didampingi oleh Prof Ir Iwan Sudrajat MSA PhD, Prof Ir Paulus Insap Santosa MSc PhD IPU dari UGM, dan Dr BM Purwanto MBA dari UGM. (*)
