Yogyapos.com (YOGYA) - Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama dan Mario Suryo Aji menikmati jeda kompetisi dengan kembali ke kampung halaman. Saat menyapa para penggemar, mereka mengaku tak berlama-lama di Jogja dan bersiap bertolak ke Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), untuk menjalani latihan.
BACA JUGA: Halaqah RMI PCNU Pekalongan, Gus Hilmy Soroti Peran Ulama dalam Isu Pencemaran Lingkungan
Mereka menyapa para penggemar di Monumen Serangan Oemoem1 Maret. Kedatangan mereka dalam rangka agenda Homecoming Tour Local Heroes Indonesia Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Mereka mendarat di Yogyakarta pada Minggu (19/7) setelah sebelumnya menyapa penggemar di Bali.
BACA JUGA: Seru! Nobar Piala Dunia Inggris vs Prancis di JEC
Dari panggung acara, keduanya mengaku merindukan makanan Indonesia. Maklum, mereka menghabiskan berbulan-bulan di Spanyol.
"Kangennya ada banget. Kita berdua baru pulang dari Jerman kemarin," kata Mario di depan para penggemar, Minggu (19/7/2026) malam.
Sementara Veda mengaku telah dibawakan walang goreng. Makanan khas yang berasal dari daerah kelahirannya, Gunungkidul. "Tadi sudah sempat makan bakmi godhog. (Sate klathak) Belum. Tapi walang goreng udah bawa," ujar Veda.
BACA JUGA: Nabila Firamanda Latifa, Jawara Seni Asal Banyurejo Tempel yang Menginspirasi
Segera Berlatih di Mandalika
Meski demikian, Veda mengaku tidak akan berlama-lama di Jogja. Dia menyebut akan langsung bertolak ke Sirkuit Mandalika untuk berlatih bersama Mario.
"Besok kita akan latihan di Mandalika dua hari," ujar Veda.
Baginya, pengalaman setengah musim ini menjadi pelajaran berharga. Apalagi ini merupakan musim perdana Veda berlaga di kejuaraan Moto 3.
BACA JUGA: Modus Gandakan Uang, Pria di Bantul Tipu Korban Rp 100 Juta dalam Bentuk Dolar AS
Dia mengaku awal musim ini meski mampu bersaing dengan pembalap Eropa, performanya masih naik turun. Veda ingin sampai akhir musim ini bisa konsisten.
"Ya kemarin juga hasilnya kadang bagus, kadang jatuh lah, ada hasil yang kurang bagus dan itu semua saya ambil pelajarannya yang banyak saya dapat," katanya.
BACA JUGA: Danrem Brigjen Yuniar Ikut Panen Raya Tebu Serentak
"Untuk setelah summer break ini, strateginya ya mencoba untuk apa bisa konsisten, dan ya banyak belajar aja lah karena juga baru tahun pertama saya kan, jadi ya banyak belajar," tegasnya.
Senada dengan Veda, Mario juga mengaku ingin memperbaiki performa usai jeda libur kompetisi ini. Setelah di awal musim pnampilannya cukup kompetitif, dia harus menepi karena dibekap cedera. Mario setidaknya melewatkan enam balapan di kelas Moto 2.
BACA JUGA: Ribuan Santri Ikuti Ta'aruf Akbar, PPM MBS Yogyakarta Teguhkan Semangat Ilmu dan Akhlak
"Sebenarnya yang bisa dapat dipelajari adalah dari fase-fase berat seperti itu, menunggu dan gimana caranya bisa bangkit lagi," ujar Mario.
Meski bisa kembali mengaspal di Sirkuit Sachsenring, Jerman, Mario terpaksa gagal finish karena crash.
"Untuk sekarang mungkin pelajaran yang bisa kami kembangkan di depannya adalah eksekusi di hari Minggu. Jadi untuk speed kami, kami rasa sudah ada di level yang kompetitif," tegasnya.
BACA JUGA: Kakek 75 Tahun Meninggal Usai Olahraga di Alun-alun Kidul, Diduga Serangan Jantung
Setelah menyapa para penggemar, Veda dan Mario dijadwalkan makan malam bersama Raja Keraton Ngayogyakarta sekaligus Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwana X. Besok atau Senin (20/7), keduanya langsung bertolak ke NTB untuk berlatih di Sirkuit Mandalika. (Jhw)
