Yogyapos.com (YOGYA) – Sebanyak 14 grup teater yang berasal dari 14 kecamatan di Yogyakarta, siap unjuk kebolehan di atas panggung Festival Teater Yogyakarta, pada 18-21 Agustus 2019, di Gedung Societeit Taman Budaya Yogyakarta.
Menurut Ketua Pelaksana, Erwito Wibowo, Festival Teater ini diselenggarakan Dinas Kebudayaan Kota Yogya dimaksudkan untuk menggairahkan kembali teater modern berbasis kampung. Mengusung tema ‘Dengan Festival Teater Merespon Persoalan Kehidupan Sosial dan Budaya Masyarakat Kota Yogyakarta Menuju Kesatuan dan Kebinekaan’, event ini diharapkan memicu dan memacu kreativitas warga.
"Teman-teater dari Kecamatan se Kora sangat antusias mengikuti festival teater ini. Mereka sudah menyiapkan naskah dan giat berlatih," kata Brisman HS selaku narasumber kegiatan ini.
Brisman mengungkapkan, ada delapan penghargaan yang akan diberikan pada penampil. Di antaranya, grup penampil terbaik, aktor terbaik, sutradara terbaik, desain produksi terbaik.
“Sudah cukup lama keberadaan dan pertumbuhan teater di kampung-kampung terabaikan. Kurang memdapat support dan fasilitas yang baik. Semoga ini bisa menciptakan iklim dan gairah kreatif masyarakat,” harapnya.
Brisman juga mengajak para pemangku kebijakan di pemerintahan untuk mencoba menengok perjalan teater di Yogyakarta yang sebermula tumbuh dari kampung-kampung. Puncak gairah itu terjadi pada tahun 1980-an melalui Himpunan Teater Yogya (HTY) dilakukan arisan teater. Semua grup teater pentas dari satu kampung ke kampung lain secara bergilir. “Jangan lupa, Teater Gandrik lahir dari iklim kondusif teater kampung. Sejumlah personelnya menjuarai festival teater, sebagai aktor maupun aktris,” tukas Sutradara Teater Ramada Yogya, mencontohkan. (*)
