Yogyapos.com (YOGYA) - Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya Yogyakarta (AKNSBY) kembali menggelar acara bertemakan konsep gabungan Unjuk Kreativitas Perdana setiap Malam Jumat Legi.
Kegiatan ini terdiri dari Pameran Wayang, Sarasehan, dan Unjuk Kreativitas Tari dan Karawitan. Kegiatan yang sempat terhenti sekian lama karena pandemi Covid-19 tersebut sebagai kancah untuk berinteraksi, utamanya secara internal keluarga besar AKN Seni dan Budaya Yogyakart

Sarasehan AKNSBY.
Sesuai dengan tajuknya, temu kangen itu bukan berarti hanya sekadar reriyungan atau bergembira ria, tapi kita mencari makna dalam pertemuan itu, salah satunya wujud sarasehan.
“Bagaimana topik dan permasalahan yang disampaikan juga memberikan pembelajaran soft skills kaitannya dengan pemajuan budaya Yogya,” tutur Supadma, Direktur AKN Seni dan Budaya Yogyakarta, dalam acara Sarasehan dan Temu Kangen Unjuk Kreativitas Malam Jum’at Legi, Kamis (3/2) malam.
Supadma lebih lanjut mengatakan, meskipun dalam kegiatan ini berhasil menjaring lulusan dari angkatan pertama hingga ketujuh, namun kedepannya akan ditargetkan untuk masyarakat umum.
“Rangkaian kegiatan dalam Unjuk Kreativitas ini diharapkan mampu memberikan sumbangsih positif terhadap pelestarian kebudayaan, khususnya bagi mahasiswa dan masyarakat milenial untuk mengenal kebudayaan Yogyakarta di tengah derasnya arus perubaha,” katanya.
Kepala Sub Bagian Tata Usaha AKN Seni dan Budaya Yogyakarta, Rais Faisal Akhyar menyampaikan, kegiatan ini dilaksanakan sebagai praktik dari apa yang sudah didapatkan oleh mahasiswa selama perkuliahan. Sehingga Rais berharap nantinya mahasiswa yang sudah lulus, siap tampil dan siap melestarikan seni dan budaya di Yogyakarta.

“Kami ingin mahasiswa dapat lebih memahami bagaimana riilnya dalam manajemen produksi pementasan. Jadi pementasan itu tidak hanya pertunjukan yang ada di panggung, tapi juga termasuk pameran, karya seni, dan lain sebagainya,” kata Rais.
Selain itu, adanya Pameran Wayang dan Sarasehan Dialog Budaya diharapkan dapat mengubah perspektif generasi milenial bahwa wayang dapat divariasi sesuai dengan tujuannya dan menambah wawasan mengenai wayang.
Adapun kegiatan dalam Unjuk Kreativitas ini terdiri atas dua jenis. Pertama, Pameran Wayang dengan narasumber alumni AKN Seni dan Budaya Yogyakarta, Drs Hartono Munandar AP dengan sapaan Hangno Hartono, pukul 15.00 - selesai. Selanjutnya diikuti oleh Sarasehan Dialog Budaya dengan tema “Trilogi Mencan Arjuna” yang diselenggarakan di Aula AKNSB Yogyakarta, pukul 16.30 - 18.00. Kedua, Unjuk Kreativitas Tari dan Karawitan Mahasiswa dan Alumni, berbagai tarian oleh mahasiswa dan alumni ini ditampilkan pukul 19.00 – 22.00 WIB, di Mini Teater AKN Seni dan Budaya Yogyakarta. (Akhir Lusono)
