Yogyapos.com (BANTUL) - Sebanyak lima puluh sembilan alumni Desain Interior FSRD Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta menggelar Pameran Seni Rupa Transboundary ‘Menembus Batas’ di Coffee Shop and Gallery Kopi Macan Jalan Bugisan Selatan Yogyakarta.
Pameran yang menampilkan berbagai karya seni rupa dari alumni lintas angkatan ini dibuka oleh Prof Dr Suastiwi Triatmojo MDes, Sabtu (22/7/23) dan akan berlangsung hingga 5 Agustus 2023.
Koordinator Pameran Transboundary, Harman, mengatakan kegiatan ini merupakan ajang silaturahmi antar alumni dalam bentuk karya seni. Pameran ini mendapat sambutan yang antusias dari para peserta pameran, yang tertua dari angkatan 1979, sementara yang termuda dari angkatan 2014. Namun pameran sengaja dibatasi hanya 59 peserta saja mengingat kapasitas venue.
Prof Suastiwi mencermati salah satu karya yang dipamerkan
Sementara itu Prof Suastiwi dalam pidato pembukaan mengatakan, Transboundary (lintas batas) bila disandingkan dengan sekelompok orang (komunitas) maka hal ini menunjukkan bahwa kelompok orang tersebut telah melintasi berbagai batas-batas, baik itu geografi, budaya, zaman, generasi, ataupun disiplin ilmu serta profesi.
Pada dunia yang terbuka dan cair seperti saat ini, peristiwa crossing border menjadi jamak dan semakin sering ditemukan di dunia desain dan seni rupa pada umumnya.
“Secara pribadi saya ingin memberi dorongan lebih lanjut kepada teman-teman pelintas batas ini untuk dapat menjadi desainer kritis atau desainer yang menawarkan wacana-wacana baru. Namun mereka perlu menetapkan batas-batas dalam praktek desain, menantang diri sendiri untuk berpikir melampaui norma dan hal-hal konvensional. Komunitas dan pameran para pelintas batas ini menjadi pintu masuk menuju hadirnya kreativitas inovasi dan eksplorasi perspektif serta narasi baru,” ujar Suastiwi yang juga staf pengajar ISI ini.
Penulis Pameran, Dwi Retno Sri Ambarwati SSn MSn mengatakan pameran karya seni rupa kelompok Transboundary ini merayakan semangat kreativitas, keindahan, dan hubungan yang tak terputus antar alumni desain interior FSRD ISI Yogyakarta dari berbagai generasi.
Dalam pameran ini menghadirkan karya-karya seni rupa dari para alumni desain interior yang telah menempuh berbagai perjalanan yang unik dan menginspirasi, tidak hanya sebagai desainer interior, namun dalam berbagai profesi yang dijalani dengan penuh dedikasi.
Acara seremoni pembukaan pameran
“Dalam setiap goresan kuas, setiap detail rancangan yang cermat, dan setiap bentukan yang tercipta, dapat dirasakan jiwa dan imajinasi yang tidak terbatas. Karya-karya ini mencerminkan keahlian teknis dan kreativitas yang tidak hanya menjadi warisan individu tetapi juga mewakili semangat kolektif dan semangat tanpa batas,” ujar Dosen Departemen Pendidikan Seni Rupa Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya, Universitas Negeri Yogyakarta.
Dikatakannya, melalui pameran ini kita tidak hanya berhadapan dengan karya seni yang indah, tetapi juga dengan kisah inspiratif dan perjalanan hidup yang luar biasa, sebagai bukti nyata bahwa passion, spirit, tekad, dan semangat yang tidak tergoyahkan, dapat mendorong kita untuk meraih mimpi dan mencapai kesuksesan di berbagai bidang. (Yuliantoro)
