Yogyapos.com (YOGYA) - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto SE MSi mengatakan, perkembangan situasi global, termasuk konflik di kawasan Timur Tengah dan dampak krisis energi, menuntut TNI untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan dalam menjalankan tugas.
BACA JUGA: Ada Mayat di Saluran Irigasi Dusun Ngawen Harjobinangun Sleman
Amanat tersebut disampaikan melalui Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kasrem 072/Pamungkas Kolonel Arh Sutrisno SSos, pada upacara bendera, di Lapangan Apel Makorem setempat, Senin (20/4/2026).
Upacara diikuti semua Kasi Korem 072/Pamungkas, Dan/Ka Satdisjan, prajurit, serta PNS Makorem 072/Pamungkas.
BACA JUGA: Tinjau Stok Beras di Bulog Magelang, Presiden Tekankan Kualitas dan Distribusi
Panglima TNI juga menyampaikan bahwa masih adanya pelanggaran hukum oleh oknum prajurit yang berpotensi menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi TNI.
Kasi Intel Kasrem 072/Pamungkas Kolonel Arh Sutrisno SSos || YP-ist
“Untuk itu, seluruh personel diingatkan agar senantiasa menjunjung tinggi hukum, berhati-hati dalam bertindak, serta menjaga kehormatan diri dan institusi,” tandasnya.
BACA JUGA: Menaker Tekankan Pelatihan Vokasi agar Lulusan Siap Masuk Dunia Kerja
Menurutnya, di era perkembangan teknologi informasi, prajurit dan PNS TNI diharapkan bijak dalam bermedia sosial, mampu menyaring informasi, tidak mudah terpengaruh berita bohong, serta aktif menyebarkan hal-hal positif guna menjaga citra TNI di tengah masyarakat.
Ia mengajak seluruh prajurit dan PNS untuk senantiasa bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan karunia-Nya, sehingga dapat terus melaksanakan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara dalam kondisi sehat.
BACA JUGA: Seorang Lansia Jadi Korban Tabrak Lari Saat Hendak Sholat Subuh di Masjid
Masih dalam suasana Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Panglima TNI juga menyampaikan ucapan Minal ‘Aidin wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh keluarga besar TNI di manapun berada dan bertugas.
Panglima TNI memberikan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, dan semangat pengabdian prajurit serta PNS TNI di tengah dinamika lingkungan strategis yang semakin kompleks, baik global, regional, maupun nasional.
BACA JUGA: Indonesia Bukan Jalur Agresi! Gus Hilmy Desak Pemerintah Tolak Akses Bebas Pesawat Militer AS
Mengakhiri amanatnya, Panglima TNI menekankan pentingnya meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI.
BACA JUGA: Lebih Berbahaya Wiji Thukul atau Saiful Mujani?
Selain itu juga meningkatkan kewaspadaan terhadap dinamika lingkungan strategis. Selain itu, seluruh prajurit diharapkan menjunjung tinggi disiplin dan kepatuhan hukum, serta terus berkontribusi mewujudkan TNI yang profesional, responsif, integratif, modern, dan adaptif. (*/met)
