Apartemen Bersih Narkoba itu Bernama Tana Babarsari

share on:
Detik-detik jelang gunting pita oleh Rudi Wahyu didampingi Triana Prasasti menandai Open House & Show Unit Expose Aapartemen Tana Babarsari, Sabtu (7/9/2019) || YP/Ismet NM Haris

Yogyapos.com (SLEMAN) – Bisnis properti di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tak pernah surut. Bahkan cenderung meningkat, terutama di wilayah Kabupaten Sleman. Peningkatan ini sekaligus menjawab permintaan pasar (demand).

Hal ini seperti diakui oleh Projeck Director PT PP Properti Tbk, Rudi Wahyu Pancoro W, sejak beberapa tahun terakhir ada kecenderungan masyarakat membeli apartemen sebagai investasi. Bukan untuk tempat tinggal dirinya atau anggota keluarganya. “Ada konsumen kami yang membeli 1 lantai di Tana Babarsari ini. Fakta ini mengindikasikan yang bersangkutan memiliki pertimbangan bisnis masa depan. Mungkin untuk disewakan atau dijual lagi,” ujar Rudi dalam pers conference Open House & Show Unit Expose Tana Babarsasri, di Babarsari, Sleman, Sabtu (7/9/2019).

Tana Babarsari merupakan proyek unggulan PT PP Properti denga  konsep Millenial Studen Apartemen di DIY. Diorientasikan sebagai tempat tinggal dan aktivitas milenial yang tengah mengenyam pendidikan di Yogyakarta.  Disediakan fasilias premium kolam renang, free wifi yang bisa mendownload 5000 judul buku dari penerbit, montain bike track.

“Jadi, selain tempat tnggal, juga pusat olah raga bagi generasi smart yang dijamin kenyamanan dan keamanannya. Dan satu lagi yang terpenting, ini partemen pertama di Yogyakarta yang dijamin bersih narkoba,” tegasnya didampingi Manajer Marketing, Triana Prasasti.

Rudi berani memberikan jaminan tentang bersih narkoba, karena pihaknya telah melakukan MoU dengan BNNP DIY pada 2019. Secara teknis sudah disiapkan SOPnya dalam hal security, dari sistem pemasangan CCTV sampai ke hal yang detail.

Diungkapkan, apartemen ini dibangun di atas tanah seluas 8020 meter persegi yang disekitarnya dilingkupi pepohonan besar-besar. Separuh dari lahan tersebut merupakan bangunan apartemen, sedangkan 50 persen sisanya untuk beragam fasilitas. “Saat ini kami prioritaskan pembangunan 1 tower untuk 290 unit dengan 2 tipe, one bedroom luas SGA 21 meter persegi dan tipe two bedroom luas 44 x t5 meter persegi.

Memperoleh IMB  pada 7 Juli 2017 dan dilaunching 9 Desember 2019,  ternyata sudah terjual sebanyak 188 unit atau 63 persen. Oktober 2019 mulai dilakukan pembangunan konstruksi pasca pematangan lahan, sehingga dijadwalkan pada pertengahan 2021 dilakukan serah terima kepada konsumen.

Sementara terkait dengan jaminan keamanan dan bersih narkoba, Triana mengungkapkan nantinya akan dilakukan penyuluhan secara rutin setiap 2 atau 3 bulan oleh BNNP. Di sisi lain dilakukan pelatihan khusus keamanan. Bahkan setiap penghuni harus menandatangani surat pernyataan siap bersih narkoba. “Yang menarik lagi adalah dilakukan urine test secara acak oleh BNN Provinsi yang waktunya spontan,” jelasnya.

Pendek kata, tambah Triana, Tana babarsari nantinya jadi percontohan yang cukup ideal hunian yang layak. Dekat dengan fasilitas publik, dari supermarket, rumah sakit, hingga kampus-kampus. Terdapat fasilitas kongkow yang nyaman dan aman, serta belajar kelompok dan olah raga. “Semula profil pembeli adalah orang tua mahasiswa, tapi ternyata 70 persen came in investasi itu kebanyakan orang dari dalam Yogyakarta. Kami buka harga Rp 399 juta setiap unitnya,” pungkas triana. (Met)

 

 


share on: