APEL AKBAR PASUKAN PENGAMAN PEMILU : TNI Dibawah Kendali Kepolisian

share on:
Gelar apel akbar pasukan dalam rangka pengamanan menghadapi Pemilu 2019 dihadiri Kapolda DIY, Danrem 072/Pamungkas, Bupati Sleman Sri Purnomo, KPU DIY, Bawaslu DIY, dan sejumlah komunitas dari unsur masyarakat | YP Affan

Yogyapos.com (SLEMAN) - Dalam rangka pengamanan menghadapi Pemilu 2019 digelar apel akbar pasukan, Jum'at (22/3/2019), di Stadion Maguwoharjo, Sleman. Dihadiri Kapolda DIY, Danrem 072/Pamungkas, Bupati Sleman Sri Purnomo, KPU DIY, Bawaslu DIY, dan sejumlah komunitas dari unsur masyarakat.

Kapolda DIY Irjen Pol Ahmad Dofiri menyebutkan, pihaknya akan fokus pada antisipasi terjadinya gesekan antarpendukung saat kampanye terbuka. Untuk itu, pihaknya akan bekerjasama dengan TNI dalam menjaga keamanan dan ketertiban Pemilu 2019.

Oleh karena ini sifatnya operasi Mantap Brata, maka TNI di bawah kendali Kepolisian. "Nanti TNI melaksanakan tugas-tugas polisionel," ucap Ahmad Dofiri di sela-sela apel yang mengangkat tema ‘Tingkatkan Sinergitas TNI-Polri dengan Komponen Bangsa Lainnya Guna Mewujudkan Kamdagri yang Kondusif’.

Merespon apa yang dikatakan Kapolda DIY tersebut, Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Muhammad Zamroni  mengaku siap mengerahkan pasukannya demi mendukung Kepolisian dalam melakukan pengamanan selama Pemilu 2019. 

Dia mengatakan, ada sekitar 2.000 anggota TNI, baik Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara yang turut dilibatkan dalam acara tersebut. “Intinya kami siap membantu Kepolisian untuk mengamankan Pemilu 2019,” tegas Zamroni. 

Sementara itu, Bupati Sleman Drs H Sri Purnomo MSi, mengatakan keamanan dan kondusifitas selama Pemilu berlangsung merupakan tanggung jawab bersama. Dan apel tersebut, menurut Sri Purnomo, merupakan wujud komitmen semua komponen untuk menjaga keamanan saat Pemilu tanggal 17 April 2019 nanti. 

Dengan kerjasama antarstakeholder tersebut, Sri Purnomo berharap Pemilu 2019 dapat berjalan dengan aman dan lancar. “Saya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Sleman untuk menggunakan hak pilihnya saat Pemilu nanti,” papar Sri Purnomo.

Sebelumnya, Bupati Sleman juga telah melakukan Deklarasi Pemilu Damai di Gedung Serbaguna Kabupaten Sleman pada hari Kamis (21/3/2019), diinisiasi oleh Badan Kesbangpol Sleman dan diikuti oleh partai politik, kepala perangkat paerah, Tokoh Agama/Tokoh Masyarakat, Organisasi masyarakat, organisasi pemuda, organisasi wanita, Muspika, dan kepala desa. (Afn)


share on: