Audiensi ke Kejari, PWI Sleman Bersinergi Tapi Tetap Kritis dan Independen

share on:
Sesi foto bersama usai audiensi || YP-Ist

Yogyapos.com (SLEMAN) -  Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sleman 2024-2027 audiensi ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Sleman, Jumat (3/5/224).

BACA JUGA: Penyidik Lakukan Gelar Perkara Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata, Tapi Belum Ada Tersangka

Audiensi dimaksudkan untuk membangun sinergitas, kolaborasi dalam pemberitaan yang positif tanpa kehilangan kekritisannya dan tetap indpenden sesuai fungsi masing-masing.

Audiensi diterima langsung oleh Plt Kepala Kejari Sleman Ery Syarifah didampingi Kasi Intel Ginanjar Damar Pamenang SH, Kasi Pidum Agung Wijayanto SH,  Kasi Pidsus Ko Triskie Narendra SH dan Kasi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan Febri SH di Ruang Kerja Kajari.

BACA JUGA: Advokat Aprilia Supaliyanto MS SH Wis Wancine Menep

Ketua PWI Kabupaten Sleman Wisnu Wardana yang diwakili Sekretaris, Adi Prabowo yang bekas jurnalis Bernas, Koran Merapi dan SKH Harian Jogja, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan pihak Kajari Sleman, selain memperkenalkan jajaran pengurus yang telah dikukuhkan pada 26 Februari 2024 lalu, pada kesempatan dipaparkan sejumlah program dan kegiatan yang telah dilakukan.

BACA JUGA: Owner CV Faiza Jaya Sejahtera Diadili Atas Tuduhan Penipuan Rp 928 Juta

“Pada kesempatan ini kami memperkenalkan kepengurusan PWI Sleman yang telah dikukuhkan dan dilantik,” kata Adi Prabowo yang kini bergabung di media online Sorot.

Sejauh ini PWI Sleman, ujar Adi, telah merealisasikan sejumlah program kerja, salah satunya orientasi organisasi bagi anggota dengan mengundang narasumber dari PWI DIY dan Pemkab Sleman dengan tujuan untuk meningkatkan profesionalisme jurnalis sejalan dengan Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999.

“Mungkin beberapa waktu ke depan akan dilaksanakan uji kompetensi wartawan agar kita semakin profesional, sekarang sedang kita lakukan pendataan,” ujarnya.

BACA JUGA: Tujuh Pelaku Penyalahguna Narkoba Ditangkap, Dua Diantaranya Perempuan 43 Tahun

Harapannya, produk jurnalistik yang dihasilkan para wartawan semakin berkualitas dengan mengedepankan kode etik jurnalistik.

Kegiatan lain, telah dijalankan aksi sosial berupa donor darah dalam rangka Hari Pers Nasional 2024 mengandeng Pemkab Sleman dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sleman.

“Kami siap bersinergi dalam hal menyampaikan informasi kepada masyarakat melalui publikasi terkait kegiatan-kegiatan di Kejari Sleman,” sambungnya.

Plt Kajari Sleman Ery Syarifah SH menyambut baik audiensi dan dukungan dari PWI. Ery menyebutkan  langkah-langkah positif yang dilakukan oleh kejaksaan dapat diakses masyarakat melalui peran insan pers. 

“Sinergi dengan media sangat penting. Kami berharap kolaborasi ini dapat terus ditingkatkan,” tutur Ery.

BACA JUGA: JCW Kirim Surat ke KPK, Minta Ambilalih Penanganan Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman

Sebagai penegak hukum, ungkap dia, baru-baru ini kejaksaan telah memberikan pendampingan terhadap program pemerintah yang dilakukan Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) dalam hal penagihan piutang pajak daerah melalui BKAD Sleman .

“Pada tahap satu dari tagihan yang harus dibayarkan total sebesar Rp 6 miliar, berkat bantuan Datun dapat dikumpulkan sekitar Rp 2,6 miliar,” bebernya.

Dia berharap, publikasi terkait penanganan hukum dan kegiatan di bidang-bidang yang lain dapat terus ditingkatkan melalui sinergi dengan media. “Media dan kejaksaan menjadi mitra dalam mengawal proses pembangunan,” imbuh dia. (Opo)


share on: