Belasungkawa, Pak Dukuh Ikuti Upacara Mengenakan Kemeja Hitam dan Bersarung

share on:
Pak Dukung Nglembu tampak bersarung dan kemeja hitam || YP/Markaban Anwar

Yogyapos.com (BANTUL) - Ada yang cukup menarik dalam Apel (Upacara) pagi, Senin (3/2/2020) yang digelar Pemerintah Desa Panjangrejo, Pundong, Bantul, di halaman Kantor Desa setempat.

Pemandangan cukup menarik itu tak lain pada diri Dukuh Nglembu, Hafidz Masturi Ali, karena tidak mengenakan Pakaian Dinas Harian (PDH), tetapi memakai kemeja hitam bersarung. Padahal semua peserta upacara lainnya yang memakai PDH. 

“Saya memakai kemeja hitam dan bersarung saat apel pagi kali ini sebagai ungkapan belasunggkawa atas meninggalnya KH. Sholahuddin Wahid (Adik Gus Dur) pada kemarin Ahad, 02 Februari 2020,” ujar Hafidz menjawab pertanyaan yogyapos.com usai upacara.

Kegiatan apel pagi diikuti oleh Lurah, Carik Kasi, Kaur, Dukuh, dan staf pemerintah desa. Apel pagi rutin bukan hanya sekadar berkumpul, berbaris rapi, beri hormat, penyampaian laporandan tata urutan protokoler lainnya--umumnya kegiatan upacara. Kegiatan ini dilakukan sebagai media positif untuk membangun kebersamaan dan kedisplinan.

Dalam kegiatan apel yang diutamakan adalah kedisiplinandan komitmen untuk secara bersama membaca, memahami dan bagaimana menerapkan visi dan misi pemerintah Desa Panjangrejo. Disamping itu, kesempatan apel pagi juga dimanfaatkan oleh pimpinan untuk berbagi informasi perkembangan masyarakat di Desa Panjangrejo, ataupun penyampaian informasi dari Kecamatan Pundong atau Pemerintah Bantul. Hal itu semua sebagai upaya untuk mengingatkan kembali tujuan organisasi dan memberikan arahan-arahan yang diperlukan dan bersifat motivasional kepada seluruh aparat desa. (Markaban Anwar)

 

 


share on: