Besok Labuhan Merapi, Uborampe Telah Diterima Bupati Sleman

share on:
Bupati Sleman Harda Kiswaya menerima ubarampe (perlengkapan) upacara adat Labuhan Merapi dari utusan Raja Keraton Ngayogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X, di Kantor Kapanewon Cangkringan, Senin (19/12026)

Yogyapos.com (SLEMAN) - Bupati Sleman Harda Kiswaya menerima ubarampe (perlengkapan) upacara adat Labuhan Merapi dari utusan Raja Keraton Ngayogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X, di Kantor Kapanewon Cangkringan, Senin (19/12026). 

BACA JUGA: Sakral! Labuhan Tingalan Jumeneng Sri Sultan HB X di Parangkusumo, Uborampe Diperebutkan

Labuhan Merapi merupakan upacara adat yang dilaksanakan setiap tahunnya sebagai rangkaian peringatan Tingalan Dalem Jumenengan atau bertahtanya Sri Sultan Hamengku Buwono X sebagai Raja Keraton Yogyakarta. 

Sementara itu, usai menerima ubarampe, Bupati Sleman bersama jajaran Kalurahan dan Kapanewon membawa ubarampe menuju Petilasan Mbah Maridjan yang berada di Dusun Kinahrejo, Cangkringan, untuk diserahkan ke Juru Kunci Gunung Merapi. 

BACA JUGA: Polda DIY Sampaikan Edukasi Ringan kepada Siswa TK Budi Mulia 1

Selanjutnya, upacara adat akan dilanjutkan pada Selasa (20/1/2026) dini hari dengan dibawanya ubarampe  menuju Gunung Merapi untuk prosesi ritual dan doa serta, pembagian berkat kepada masyarakat. 

Bupati Sleman Harda Kiswaya menyampaikan dukungannya atas pelaksanaan upacara adat Labuhan Merapi. 

BACA JUGA: Bupati Harda Tinjau Rumah Warga Terdampak Angin Kencang di Hargobinangun

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan wujud rasa syukur masyarakat Yogyakarta kepada Tuhan Pencipta Alam, atas nikmat berupa kesuburan tanah, dijauhkan dari marabahaya, serta diberikan kesehatan dan keutamaan dalam hidup.

"Acara Labuhan Merapi merupakan wujud rasa syukur masyarakat Yogyakarta kepada Tuhan Pencipta Alam, atas nikmat berupa kesuburan tanah, dijauhkan dari marabahaya, serta diberikan kesehatan dan keutamaan dalam hidup," katanya. 

BACA JUGA: Duel Setelah Mengonsumsi Miras Akibatkan Seorang Tewas di Kalibayem, Pelaku Diringkus

Selain itu, Harda juga menyebut terlaksananya kegiatan ini menunjukkan bahwa masyarakat Yogyakarta memiliki rasa memiliki terhadap adat dan budaya. (*/Agung Dwi Purwanto)


share on: