Bimtek Membatik di Pringwulung, Upaya Pelestarian Budaya dan Penguatan Ekonomi

share on:
Para peserta bimtek batik di Pendapa Pringwulung Condongcatur || YP-Ist

Yogyapos.com (SLEMAN). Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Batik, pada 22 September dan ditutup Selasa (30/9/2025), di Pendapa Pringwulung, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok.

BACA JUGA: Penjual Ciu di Sleman Dihukum Percobaan

Ketua tim pelaksana pengembangan produksi Industri Disperindag Sleman Priyo Sulaksono ST, mengatakan kegiatan ini dapat menjadi wadah bagi para peserta untuk belajar dan mengembangkan ketrampilan membatik.       

Ia juga menyampaikan pentingnya kewirausahaan dan peluang pasar untuk batik, tetutama dalam pembangunan ekonomi lokal dan industri kreatif.   

BACA JUGA:Kapten Suwito Peroleh Kenaikan Pangkat Bersama 814 Prajurit di Korem 072/Pmk

"Dengan bimtek ini, diharapkan dapat semakin berkembang dan menjadi salah satu ikon kebudayaan lokal yang diminati oleh masyarakat luas. Melalui kerja sama dan dukungan dari berbagai pihak, dengan bintek ini juga dapat membawa dampak positif bagi masyarakat Pringwulung, baik dari segi ekonomi maupun pelestarian budaya," ungkapnya.

Peserta antusias menyimak pemaparan narasumber || YP-Ist

Sementara iti, Ketua TP PKK Kalurahan Condongcatur, Dewi Nurlaila SPd berharap semoga pelatihan ini bermanfaat dan masyarakat Condongcatur pada umumnya bisa mengembangkan produk batik agar UMKM Lokal dapat berjalan untuk peningkatan ekonomi masyarakat. 

BACA JUGA: Hari Kesaktian Pancasila, Harda Kiswaya Ingatkan Memori Kelam 1965

“Jadikan Pelatihan membatik ini sebagai upaya melestarikan warisan budaya sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat," harapnya.

Turut menghadiri dalam pembu kaan Bimtek membatik, Panewu Depok, Djoko Muljanto SP Ang gota DPRD Kabupaten Sleman, Ulu Ulu Kalurahan Condongcatur, Murgiyanta SE dan Dukuh Pringwulung, Sahid Fahrudin.

BACA JUGA: Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Diwarnai Ikrar Kesetiaan

Selama Bimtek berlangsung, peserta dibagi menjadi dua kelompok untuk memaksimalkan efektivitas pembelajaran. Materi yang diberikan meliputi pengenalan proses produksi batik, serta teknik pewarnaan alam dan sintetis, yang menjadi keterampilan dasar dalam proses batik. Para peserta mengikuti sesi praktik intensif, mulai dari tahap awal hingga pewarnaan. (*/Agn)

 


share on: