BURSA CALON KETUA UMUM : Golkar DIY-Jateng ‘All Out’ Dukung Airlangga

share on:
DPD Jateng dan DIY saat menyerahkan dokumen dukungan kepada Airlangga Hartarto || YP/Fadholy 

Yogyapos.com (YOGYA) - Bertempat di Ballroom Hotel Grand Aston Yogyakarta, Jumat (2/8) malam, jajaran DPD Golkar DIY dan DPD Golkar Jateng, mendeklarasikan dukungannya kepada Ir Airlangga Hartarto MBA untuk melanjutkan kepemimpinan di tubuh Golkar tahun 2019-2024.

Ketua DPD Golkar DIY, Haryadi Suyuti dalam sambutannya mengatakan, untuk DIY, suara Golkar sudah aklamasi mendukung penuh Airlangga. Menurut Haryadi, Golkar DIY itu konsisten dan istiqomah. Tidak leda-lede. Sekali Airlangga, tetap Airlangga.

“Pak Airlangga adalah sosok pembeda dan mampu memberi perubahan drastis di Golkar. Programnya dalam memebesarkan partai, dan menggenjot perolehan suara sudah teruji. Melihat sepak terjang beliau (Airlangga), kami pun tanpa berpikir lama untuk mendukungnya,” ujar Haryadi yang juga Walikota Yogyakarta ini.

Sedangkan Ketua DPD Golkar Jateng, Wisnu Suhardono menyoroti sejumlah aspek membanggakan ketika Golkar dipimpin Airlangga. Mulai dari upaya mengembalikan nama besar partai, target perolehan suara yang signifikan, serta mekanisme pengkaderan yang semakin terstruktur.

“Di Jateng sudah bulat 32 kabupaten/kota siap all out mendukung Pak Airlangga jadi Ketum periode kedepan. Tinggal 2 kabupaten/kota yang masih belum memberi jawaban. Semoga dalam waktu dekat ini, dukungan tersebut menjadi utuh, bulat. Dibawah komando beliau (Airlangga) Golkar semakin maju, dan mampu melewati sejumlah badai politik. Perolehan suara Golkar Jateng pada Pileg kemarin juga lumayan bagus,: terang Wisnu dalam pidato poilitiknya.

Acara tersebut juga dihadiri, Ketua Dewan Kehormatan Golkar Akbar Tandjung, Ketua Dewan Pakar Golkar Agung Sulaksono, Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasismata, Sekjen Golkar Letjen (Purn) Lodewijk Paulus, Ketua Golkar DKI Rizal Mallarangeng, Ketua Golkar Jabar Deddy Mulyadi, Ketua Bappilu Meutya Hafidz, politisi Golkar DIY Gandung Pardiman, serta sejumlah unsur dari Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG).

Akbar Tandjung mengungkapkan, Golkar adalah partai lawas. Partai legendaris yang sudah ikut Pemilu sejak 1971. Sudah sangat berpengalaman bertarung di peta politik Indonesia. “Ideologoi kami jelas. Pancasila dan UUD 45. Itu sudah harga mati. Di tangan Airlangga, suara Golkar melonjak drastis. Mampu bertengger di posisi kedua, dibawah PDIP. Ini adalah sesuatu yang layak diapresiasi tinggi,” imbuh Akbar Tandjung tegas.

Sedangkan Agung Laksono lebih menyoroti soal pekerjaan rumah DPP  Golkar kedepan yang semakin berat. Menurutnya, Golkar harus solid dari level paling bawah, hingga level paling tinggi.

“Hindari perselisihan dan konflik di internal partai. Dongkrak lagi prosentase suara bagi daerah yang jauh dari target. Petakan kelemahannya. Dan yang paling tidak mudah adalah mempertahankan angka suara Golkar Nasional yang bercokol sebagai runner up. Kedepan butuh kerja ekstra. Dan di bawah kelak kepemimpinan Airlangga Hartarto, Golkar bisa stabil dari segala aspek,” ungkap Agung Laksono yang juga Ketua Kosgoro.

Airlangga Hartarto dalam sesi pidatonya mengutarakan banyak terimakasih atas dukungan yang diberikan Golkar DIY dan Jateng. “Maturnuwun dukungannya rekan-rekan. Sejauh ini prosentase dukungan yang saya kantongi sebesar 90 persen. Namun aturan AD/ART tentang Munas yang memilih ketua umum beserta fungsionarisnya, tetap dijalani sesuai aturan yang ada,” ungkap Airlangga yang baru saja memperoleh gelar Honoris Causa dari sebuah unversitas di Korea.

Airlangga menambahkan, Golkar harus menerapkan filosofi Jawa, Tri Bhrata. Yakni Handarbeni (merasa memilik), Hangrungkepi (membela dan melindungi) serta Hangroso Wani (mawas diri, berani). “Doakan Munas besok Desember berjalan sukses, lancar tanpa gangguan suatu apapun. Sekali lagi terimakasih banyak buat rekan-rekan semua. Maturnuwun untuk DPD DIY dan Jateng,” tandas Menteri Perindustyrian ini tegas. (Fadholy)

 

 

 


share on: