Buruh PT Kharisma Unjukrasa Tuntut Pemenuhan Gaji

share on:
Para buruh PT Kharisma terus bergerak menuntut keadilan || YP-Supardi

Yogyapos.com (BURUH) - Sekitar 100 tenaga kerja yang tergabung dalam Serikat Buruh Independent PT Kharisma Export berunjuk rasa di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertran) dan DPRD Bantul, Selasa (14/7/2020). Mereka menuntut kepada perusahaan segera membayarkan tunggakan upah, Tunjangan Hari Raya, BPJS dan upah buruh secara penuh bagi yang dirumahkan.

Setelah menggelar orasi di Kantor Disnakertran, para perwakilan mereka oleh Disnakertran difasilitasi untuk melakukan mediasi dengan pihak manajemen PT Kharisma Export. Mediasi dipimpin oleh Sekretaris Dinas ini, Istirul Widilastuti.

"Ya kami berupaya untuk memberikan solusi dengan memfasilitasi antara naker dan perusahaan melalui mediasi. Namun hingga mediasi ini berakhir, belum ada kesepakatan antara kedua belah pihak. Namun pada seminggu mendatang akan dilakukan mediasi lagi,” kara Istirul.

Tak puas mediasi yang belum memperoleh titik temu, para pengunjukrasa bergerak menuju kantor DPRD Bantul. Kemudian kembali menggelar orasi secara bergantian sembari membentangkan spanduk dan mengusung poster-poster yang pada pokoknya menuntut keadilan.

Setelah membacakan orasinya, para perwakilan dari mereka ditemui dan berembuk dengan Ketua DPRD Bantul Hanung Raharjo ST yang didampingi Wakilnya Subhan Nawawi di salahnsatu ruangan.

Keluar dari ruangan, pengunjuk rasa melanjutkan orasi menyampaikan aspirasi agar para wakil rakyat ikut memperjuangkan nasib mereka. Dalam kesempatan ini mereka ditemui oleh Anggota Komisi D DPRD Bantul yang juga membidangi ketenagakerjaan, Sugeng Sudarmanto.

"Saya akan membawa aspirasi panjenegan sedoyo untuk dibahas di rapat Komisi D DPRD Bantul," janji Sugeng.

Meski penuh luapan protes, namun unjukrasa berlangsung tertib dan damai dibawah penjagaan belasan personel Polres Bantul. (Supardi)

 


share on: