Dari Residensi Puitik Indonesia-Chile, Bertemu Dua Penulis di Santiago

share on:
Afnan dan penulis Chile || YP-Ist

RABU malam waktu Santiago, di restoran Travelling tidak jauh dari kantor KBRI Afnan Malay dan FX Rudy Gunawan mengadakan pertemuan dengan dua penulis perempuan  Chile, Elisabeth dan Carolina. Pertemuan hangat ini menindaklanjuti program residensi yang sudah digagas sejak di Yogyakarta, melalui koresponden dengan Dubes RI untuk Chili, Muhammad Anshor. 

BACA JUGA: https://www.yogyapos.com/berita-polisi-tembak-polisi-di-rumdis-polisi-cctv-tuhan-tak-mati-7760

“Kami, merancang teknis kolaborasi penyair kita dan Chile. Rencana akan menerbitkan antologi puisi dua negara. Tentu saja antologi akan diterbitkan dalam dua bahasa Indonesia dan Spanyol,” Rudy menuturkan. 

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-fachry-ali-cetakan-terakhir-republika-sebuah-refleksi--9333

Paling tidak, sedikitnya, 5 hingga 7 penyair masing-masing negara yang akan terlihat. “Ini merupakan pertemuan awal. Mungkin, 2 atau 3 kali pertemuan lagi untuk mematangkan dengan menghadirkan penyair Chili yang dilibatkan,” sambung Afnan. 

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-pesan-perubahan-dari-yogya-anies-gemakan-keadilan-dan-persatuan-8845 

Rudy dan Afnan berangkat ke Chili dalam rangka memenuhi undangan presiden Fundacion Jovenes Cambiando el Mundo (Yayasan Pemuda Mengubah Dunia), Felipe Hernandez. Pada pertemuan kali ini Felipe tidak hadir. Ia mengirim pesan untuk bertemu di Los Rios, sekitar 9 jam melalui jalan darat dari Santiago.

“Saya sangat menunggu kedatangan kalian,” tandasnya.

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-dr-amin-mudzakkir-siapa-sih-pelaku-politisasi-identitas-itu-8700

Elisabeth Manosalva Vega penulis novel senior sehari-harinya berprofesi sebagai guru. Sedangkan Carolina Carvacho Cardenas adalah seorang jurnalis. Pada tahun 2016 ia sempat selama setahun kuliah di Universitas Muhammadiyah Malang atas beasiswa pemerintah RI. Pengalamannya selama di tanah air yang sangat disukainya ia tuliskan dalam sebuah buku berjudul Amanencer en Java (Fajar di Jawa). 

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-dr-h-syahganda-nainggolan--pemuda-bangkit-melawan-atau-mati-kelaparan-8649

Sedangkan Elisabeth menujukkan dia novelnya, Historia de Lucas (Sejarah Lucas) dan Cardenas Blancas (Biru Putih). Sebelum berpisah mereka saling tukar menukar buku. Afnan sempat membacakan puisinya, Negara Kami Melawan Kopi yang isinya bla bla bla bla bla. Elisabeth dan Cornelia sontak terbahak-bahak. (Iud)

 


share on: