Yogyapos.com (SLEMAN) - Dinas P3AP2KB (Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana) Kabupaten Sleman mengadakan pemilihan Duta Kependudukan bagi remaja yang diikuti perwakilan 17 kecamatan se-Kabupaten Sleman, 19-20 Maret 2019.
“Kegiatan ini rangka mencari figur motivator atau contoh bagi remaja lainnya dalam merencanaan kehidupan masa depan yang baik sekaligus pembentukan Forum Genre sehingga lebih semarak,” ujar kepala Dinas P3AP2KB Sleman dr Mafilinda Nuraini Mkes, Jumat (22/3/2019).
Pada kesempatan itu, peserta mengikuti lomba pidato untuk meningkatkan partisipasi remaja menjadi motivator dalam menyampaikan pesan-pesan program kepedudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga.
“Selain itu dapat dapat berkontribusi dalam pembangunan,” tandasnya.
Mafilinda mengungkapkan, remaja saat ini akan menjadi bagian dari generasi emas Indonesia. Karena pada tahun 2045 saat Indonesia memperingati 100 tahun kemerdekaan, mereka berusia 35-54 tahun. Generasi seusia ini, merupakan masa produktif yang akan mewarnai dan menjadi pemimpin bangsa.
Proyeksi penduduk Indonesia tahun 2016 sebesar 258 juta dan penduduk usia remaja 10-24 tahun sekitar 66,3 juta jiwa. Ini berarti satu di antara empat penduduk adalah remaja.
“Jumlah remaja yang besar tersebut adalah potensi yang memerlukan pengelolaan yang terencana, sistematis dan terstruktur agar dapat dimanfaatkan menjadi modal pembangunan ke depan,” terangnya.
Adanya kegiatan pemilihan duta kependudukan itu, artinya sejak awal para remaja dilakukan pembinaan. Sehingga mengetahui kehidupan remaja dari sisi negatifnya, seperti bahaya narkoba, pergaulan bebas dan pernikahan usia dini.
Selain itu, para remaja sudah bisa merencanakan kehidupan masa depannya dengan baik dalam rangka persiapan berkeluarga. Melalui pemahaman usia perkawinan, menyelesaikan jenjang pendidikan, berkarir dalam bekerja serta menikah dengan penuh perencanaan serta berkeluarga dengan mengatur jarak kelahiran sehingga tercukupi kebutuhan dasar sandang, pangan, kesehatan dan pendidikan. (Afn)
