Dishub Bantul Segera Menambah Rambu-rambu di Jalan Kawasan Bukit Bego

share on:
Kepala Dinas Perhubungan Bantul Aris Suharyanta || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Pasca musibah lakalantas bus wisata menabrak tebing yang menewaskan 13 korban jiwa, sejumlah pihak mendesak Pemerintah Kabupaten untuk menambah rambu lalulintas di sepanjang jalan Bukit Bego, Kebonduweng, Wukirsari Imogiri, Bantul.

BACA JUGA: https://www.yogyapos.com/berita-truk-pengangkut-pupuk-nyungsep-ke-jurang-bego-sopir-dan-dua-penumpangnya-berhasil-dievakuasi-7690

Desakan itu antara lain disampaikan anggota DPRD Bantul Heru Sudibyo dan Pengelola Tempat Wisata Mataraman Ipung Purwo Hasono. Dengan adanya penambahan rambu-rambu diharapkan pengemudi kendaraan, apa pun jenisnya, bisa lebih berhati-hati ketika melintas di sepanjang jalan tersebut.

BACA JUGA: https://www.yogyapos.com/berita-seribu-ban-bekas-untuk-antisipasi-lakalantas-di-tebing-bukit-bego-6103

Bak gayung bersambut, Kepala Dinas Perhubungan Bantul Aris Suharyanta menyatakan kesiapannya melakukan penambahan rambu-rambu lalulintas yang dimaksud.

“Saya tadi bersama para petugas dari Dishub Bantul melakukan identifikasi lokasi di Bukit Bego. Setelah itu langsung rapat koordinasi dan menyimpulkan akan menambah rambu-rambu lalulintas di kawasan itu,” kata Aris Suharyanta kepada yogyapos.com, di Bantul, Senin (7/2).

BACA JUGA: https://www.yogyapos.com/berita-korban-bus-maut-jalan-bukit-bego-segera-terima-hak-santunan-asuransi-6092

Disebutkan, sebenarnya jalan itu merupakan jalan propinsi DIY. Pihaknya pun sudah memasang rambu lalu lintas yang isinya jalur itu dilarang untuk jalur bus besar. Namun itu kadang masih ada bus yang lewat. Makanya perlu ditambah rambu-rambu. 

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-pemasangan-ban-bekas-di-jalur-cino-mati-upaya-meminimalisir-lakalantas-dan-korban-jiwa-7545

Sementara itu, Anggota Komisi B DPRD Bantul yang juga membidangi Pariwisata, H Heru Sudibyo SSos MM, mengatakan penambahan rambu-rambu di tempat itu dan sekitarnya sangat diperlukan. Secepat mungkin diadakan untuk menghindari peristiwa nahas serupa yang terjadi pada Minggu lalu.

BACA JUGA: https://www.yogyapos.com/berita-bus-tabrak-tebing-bego-13-wisatawan-solo-meninggal-dunia-6090

“Pertama, saya tentu saja turut berduka atas musibah itu. Selain itu agar kejadian tidak terulang lagi, maka perlu kelengkapan rambu-rambu jalan di kawasan Bukit Bego,” tegas Heru. 

Dihubungi terpisah, Pengelola Wono Wisata Mataram Dlingo, Ipung Purwo Harsono, menyatakan hal senada tentang pentingnya menambah rambu-rambu. Bahkan kalau bisa juga setiap mobil dan bus wisatawan dipasang stiker agar berhati-hati dan menggunakan vresneleng 1 (satu) melewati daerah setempat.

“Kami dan para juru parkir siap bertugas menempelkan stiker-stiker itu,” usulnnya (Spd)

 

 

 

 


share on: