Yogyapos.com (KULONPROGO) - Ada kecenderungan permainan atau dolanan anak kian lama kian menghilang dan tidak dikenali anak-anak masa kini. Festival Langen Carita menjadi langkah positif dalam menjadi langkah positif dalam upaya memperkenalkan dan menanamkan budaya dan seni kepada masyarakat luas.
Demikian sambutan Bupati Kulonprogo saat membuka Festival Langen Carita 2023 di Auditorium Taman Budaya Kulonprogo, Jumat (16/6/2023). Dalam sambutan dibacakan Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Kulonprogo Dra. Niken Probo Laras SSos MH tersebut, Bupati berharap agar memupuk jiwa seni dan pitutur luhur pada anak.
Lebih jauh disampaikan, Langen Carita adalah cerita Jawa yang dirangkum dalam bentuk tembang dan dialog. Sangat bangga karena Festival Langen Carita banyak mengangkat cerita lokal atau daerahnya sendiri.
“Semoga hal ini akan menambah kecintaan terhadap daerah kita sendiri sekaligus mengenal cerita-cerita lokal yang ada di masyarakat,” tuturnya.
Kepada yogyapos.com Niken menyampaikan digelarnya Festival Langen Carita ini dalam rangka memberikan ruang ekspresi dan kreatifitas seni serta sebagai wadah pembentukan karakter anak yang berbudi luhur dan berlandaskan pada nilai-nilai budaya.
Sedangkan Kepala Bidang Adat, Tradisi, Lembaga Budaya dan Seni, Wruhantoro SS dalam laporannya menyampaikan Festival Langen Carita digelar tanggal 16-18 Juni 2023 di Auditorium Taman Budaya Kulon Progo.
“Diikuti perwakilan 12 Kapanewon se-Kabupaten Kulonprogo. Dewan Juri meliputi Dr Supadmo, Dr Kuswarsantyo MHum, Tri Yulianti Setrasari SSn, Saridal SPd, dan Pardiman Djojonegoro SSn,” pungkasnya. (Iud)
