GOLEK GARWO FORTAIS : Witing Tresno Mergo Upoyo, Indonesia Darurat Jomblo?

share on:
Riyan saat memberikan pemaparan kepada para peserta Golek Garwo || YP/Fadholy Widhasmara

Yogyapos.com (BANTUL) - Acara rutin bulanan, Golek Garwo (cari jodoh) yang diadakan Forum Ta’aruf Indonesia (Fortais) Sewon, bertermpat di Aula Kecamatan Sewon, Minggu (4/8) pagi kembali menyedot antusiasme peserta.

Berdasar registrasi, tercatat ada sekitar 100 peserta yang ikut andil. Acara gratis ini diperuntukkan bagi jomblowan-jomblowati berusia 20-60 tahun. Hanya dengan melengkapi persyaratan fotokopi KTP dan Kartu Keluarga. Serta bagi yang janda/duda cerai dilengkapi surat cerai. Dan bagi janda/duda yang ditinggal pasangannya, wajib menyertakan surat keterangan kematian.

Penggagas acara, Riyan Budi Nuryanto SE, mengatakan acara Golek Garwo yang jatuh pada bulan Agustus ini nanti muaranya adalah nikah bareng, sekaligus menyemarakkan Proklamasi Kemerdekaan. “Para jomblo se-Indonesia ini kita fasilitasi, memberi ruang cari jodoh. Bagi para jomblo-ers yang klik menemukan pasangannya, nanti kita bikinkan pernikahan yang unik di dunia. Ya ini suatu packaging dari Fortais. Mulai dari ajang mencari jodoh, hingga ke tingkat pernikahan,” kata Riyan yang telah menggelar acara Golek Garwo dariu tahun 2011.

Riyan melanjutkan, dari data tiap bulan di Fortais Sewon, ada sekitar 1.000 orang yang melakukan registrasi online. Ini bisa menjadi parameter jika Indonesia sedang mengalami darurat jomblo. “Ya bisa dikatakan begitu. Dan ini membuat saya dan tim Fortais makin terpacu bekerja social. Witing tresno mergo upoyo (cinta datang karena usaha),” imbuhnya.

Terkait peran serta dari pemerintah setempat terhadap acara Golek Garwo, Riyan mengaku masih sebatas doa restu dan fasilitas tempat. “Sempat saya mengajukan hingga ke Pemkab ataupun Dinas terkait, tapi tidak respon. Padahal ini bisa dikemas wedding tourism. Karena pada beberapa waktu lalu kami menggelar nikah massal bertempat di pinggir sungai dan juga kirab pengantin, antusiasme wisatawan begitu besar,” pungkas Riyan yang berharap besar Golek Garwo bisa menjadi agenda wisata di Bantul. (Fadholy Widhasmara)

 

 


share on: