Yogyapos.com (SLEMAN) - Grup Hadroh yang bergabung dalam komunitas Majelis Sholawat Mama Maluku, tampil memukau saat penyambutan dan kedatangan Hj Fatmawaty kembali dari tanah suci setelah menunaikan rukun kelima, di Kebondalem Prambanan, Sabtu (13/7/2025).
Beberapa lantunan-lantunan tembang islammi Ya Rabbi Salam, Innal Habibal Mustofa, Ya Maulana Ya Allah, Yasir Lana dan Sholawat Badar yang dibawakan dengan ritme khas Islami oleh ibu-ibu begitu indah untuk didengar. Turut menyambut jamaah masjid Al Hu da serta warga Bondalem dan tokoh masyarakat.
BACA JUGA:Catat! 14-27 Juli Digelar Operasi Patuh, Ini Tujuannya
"Ini panggilan Allah, akhirnya bisa datang tanah suci setelah penantian panjang sejak tahun 2012 lalu. Akhirnya bisa ter wujud pada haji tahun ini," ungkap Bunda Fatma kepada yogyapos.com disela-sela menemui tamu turut bahagia.
Permainan hadroh Mama Maluku || YP-Ist
Dalam kesempatan ini Hj Fatmawaty menuturkan, selama dalam menunaikan ibadah haji ke tanah suci yang menurutnya tak semua kisah berjalanlan mulus seusai keinginannya. Salah satu pengalaman paling menyedihkan dialaminya saat berada di Musdalifah.
BACA JUGA: Dari Lombok ke Gontor, Ponpes Nurul Hakim Borong Juara
"Saya bersama rombongan harus menunggu sejak pukul 11.00 malam hingga pukul 08.00 waktu setempat, untuk dapat menuju Mina, akibat kemacetan parah dan terbatasnya arma da transportasi. “Banyak jamaah kelelahan dan bahkan ada yang pingsan. Kondisinya sungguh memprihatinkan,” tuturnya.
Selain itu lajutnya, ada bebera pa syarat penting dalam pelaksa naan ibadah haji, seperti tidur di tenda di Arafah dan duduk di lapangan terbuka saat mabit di Musdalifah, yang menjadi bagian tak terpisahkan dari rangkaian ibadah.
BACA JUGA: Gathering Universitas Aisyiyah Hadirkan Keynote Speaker Danang Maharsa
Ia juga menyam paikan harapannya kepada pemerintah agar lebih untuk mem perhatikan kondisi jamaah haji Indonesia, terutama terkait laya lnan transportasi dan kinerja para petugas di lapangan.
“Semoga kejadian di Musdalifah tidak terulang lagi di tahun-tahun mendatang. Jamaah kita butuh perhatian lebih agar bisa beribadah dengan tenang, aman serta lebih khusuk," tandasnya. (Agn)
