Hari Kedua Festival Teater Kampung, Muncul Suasana Komunal

share on:
Penampilan salah satu gru teater peserta Festival Teater Kampung Yogyakarta, Senin (19/8/2019) || YP/Mus

Yogyapos.com (YOGYA) - Hari kedua Festival Teater AntarKecamatan Kota Yogyakarta, di taman Budaya Yogya (TBY), Senin (19/8.2019) diwarnai dengan munculnya suasana komunal. Suasana komunal kampung-kampung kota Yogya hadir dalam narasi pinggir kali, rumah seniman, dan nasib orang kecil yang melawan duka derita kehidupan.

Kehidupan yang akrab, lengkap dengan konflik dramatika ala kampung mewarnai penampilan empat truk teater Senin malam. Mereka berasal dari Kecamatan Mantrijeron, Danurejan, Gedongtengen dan Mergangsan. Untung Basuki selaku narasumber Festival menghargai penampilan mereka.

"Suasana kreatif model kampung yang pernah mewarnai kota Yogyakarta perlu dibangkitkan lagi. Selain akrab, pergaulan ala kampung merupakan sumber kreativitas yang segar," kata mantan anggota Bengkel Teater yang sekarang aktif di Sanggar Bambu ini.

Untung bersama teman-teman di Bengkel Teater hadir menyaksikan penampilan grup teater di hari kedua ini. Jimmy Woworuntu, Iwan Bengkel. Juga dedengkot teater yang masih aktif di teater pun menikmati sajian teater di Gedung Soviet TBY. Misalnya, Meritz Hendra, Puntung CM Pujadi, Jujuk Prabowo. Sajian musik di hari kedua agak hemat, tapi sajian artistik akting makin kental.

Tampil di hari ketiga besuk adalah wakil dari Kecamatan Jetis, Pakualaman, Kotagede dan Ngampilan. " Mudah-mudahan penampilannya makin seru," harap Puntung Pudjiadi. (Mus)

 

 


share on: