Heboh! Perangkat Saluran Limbah di Teras Malioboro 1 Meledak, Ini Dugaan Pemicunya

share on:
Perangkat Saluran Limbah di Teras Malioboro yang meledak di Teras Malioboro 1 || YP-ist

Yogyapos.com (YOGYA) - Sebuah instalasi saluran limbah (Bio-Filter) di area kuliner lantai dasar Teras Malioboro 1 Yogyakarta, meledak, Senin (30/3/2026) pagi. Akibatnya, tiga orang mengalami luka bakar.

BACA JUGA: Danang Maharsa Pimpin Apel Siaga HUT ke-22 Tagana Sleman

Ps Kasi Humas Polresta Yogyakarta Ipda R Anton Budi Susilo menyebut, pemicu letusan diduga kuat adanya akumulasi gas pada saluran air limbah (Bio-Filter) yang tersumbat. Penyumbatan ini mengakibatkan fermentasi limbah organik menghasilkan gas metana (CH_4) dalam jumlah besar yang terjebak tanpa sirkulasi (ventilasi) yang memadai. Adanya tekanan tinggi di ruang tertutup (confined space) menyebabkan kegagalan struktur pada penutup saluran hingga terjadi ledakan fisik (physical explosion).

BACA JUGA: Satgas Pamtas Statis Yonif 403/WP Gagalkan Upaya Penyelundupan 4 Paket Ganja di Boven-Digoel

"Ledakan tersebut bersumber dari satu sistem yang terdiri dari empat lubang saluran pembuangan, ledakan terjadi pada pukul 07.20 WIB, lokasinya di area payung Teras Malioboro 1," kata Anton.

Akibat kejadian, tiga korban mengalami luka bakar, yaitu ZA (60), MI (54), dan O (15), seluruhnya warga  Bangkalan, Jawa Timur. Sebelum musibah terjadi salah satu saksi Suhartini (47), pedagang Sate Koyor sedang mempersiapkan dadangannya. Tiba-tiba saksi ini mendengar suara dentuman keras yang bersumber dari area lantai depan warung.

"Korban ZA mengalami luka bakar bagian lengan, MI luka bakar bagian muka sebelah kiri dan kaki sebelah kanan dan O meenderita luka bakar bagian leher," ungkapnya.

BACA JUGA: Operasi Siaga Lebaran Bongkar Penyelundupan Narkoba via Bandara Soetta

Akibat tekanan ledakan dari bawah tanah, material konblok lantai terangkat dan hancur, ia mengungkapkan sebanyak 4 lubang saluran limbah (bio-filter) meledak secara bersamaan.

"Paparan gas panas dari dalam saluran mengenai tiga orang korban yang merupakan satu keluarga yang kebetulan berada di sekitar lokasi," ungkapnya.

BACA JUGA: Pembuang Bayi 'Hugel' Divonis Penjara 7 Bulan, Advokat Rizal Apresiasi Hakim

Saksi kemudian menghubungi sekuriti bernama Hanif (24), lantas berkoordinasi dengan tim pengamanan dan menghubungi PSC Kota Yogyakarta untuk meminta bantuan medis.

"Pada pukul 07.45 WIB, korban berhasil dievakuasi menuju RSUP Dr. Sardjito menggunakan ambulan untuk penanganan medis lebih lanjut," katanya.

BACA JUGA: Syawalan GRIB Jaya DIY, Eko Djoko Widiyatno: Tingkatkan Sinergitas, Siapkan Deklarasi Menyeluruh

Saat ini sedang dilakukan pengamanan di lokasi kejadian (TKP) bersama unit Reskrim/Inafis untuk memastikan tidak ada unsur sabotase atau unsur kelalaian pidana. Kepolisian juga memberikan rekomendasi kepada pengelola dan dinas terkait untuk segera melakukan pengurasan dan pembersihan massal pada seluruh instalasi bio-filter di kawasan tersebut. Dan pihak pengelola agar memberikan klarifikasi resmi kepada publik guna mencegah penyebaran berita bohong (hoax) terkait penyebab ledakan.

BACA JUGA: Grand Opening OHANA Training Center Disambut Gembira Tamu Undangan

"Informasi terbaru dari Pak Kapolsek Gondomanan, untuk ketiga korban sudah pulang  (dari RS) dan pihak dari Teras Malioboro 1 bertanggung jawab terkait pengobatannya," sambungnya. (Opo)


share on: