ISI Yogya Gelar Pameran Yogya International Disability Art Biennale

share on:
Pembukaan Yogya Disability Art (JDA) dihadiri Bupati Bantul || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Untuk pertama kali, pameran lukisan karya para disabel bertajuk Yogya Internasional Disability Art Biennale digelar di Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta. Ini merupakan sebuah tekad dan komitmen kuat untuk mendorong pemajuan disabilitas dan seni antara Yogya Disability Art (JDA) dengan ISI Yogyakarta. 

“Pameran ini menghadirkan kurang lebih 95 karya lukis dan olah digital dari 56 seniman disabel. Itu asal Indonesia, Pilipina, Korea, Mesir, Brazil, Colombia, Afrika Selatan, Australia, New Zeland, Kroasia dan United Kingdom. Pameran berlangsung selama beberapa hari mendatang,” kata Ketua Penyelenggara yanh juga Ketua Yogya Disability, Sukri Bumi Darma, dalam laporannya, Jumat (15/10).

Sementara itu, Rektor ISI Yogyakarta, Prof Dr  Agus Burhan MHum, dalam sambutannya mengatakan menyambut positif adanya pameran ini. “Kami berharap event ini bisa sebagai media berkprahnya saudara saudara kita disability dalam berkarya seni. Diharapkan nantinya juga semakin ada perhatian ruang maupun kiprah kepada para disabel,” kata Agus Burhan. 

Bupati Bantul, H Abdul Halim Muslih, menyatakan perhatiannya pada disabel sesuai dengan salah satu misi Bantul yaitu layak anak, layak untuk perempuan dan memberikan ruang pada disabel. 

Mantan Direksi PT Garuda, Yenny Wahid, sebelum membuka acara mengatakan, para disabel memerlukan perhatian dari berbagai pihak.

“Faktanya banyak disabel yang mempunyai prestasi untuk menyumbang kemajuan bangsa. Melalui pameran diharapkan mampu memotivasi dan memberikan kecerahan kepada para disability dalam berkarya,” katanya. (Spd)

 


share on: