Kapolres Kulonprogo: Melalui 'Kampung Kulo Siaga' Berupaya Mengeliminir Problem

share on:
Kapolres Kulonprogo, AKBP Tartono SH MBA || YP-Ist

Yogyapos.com (KULONPROGO) - Keberadaan ‘Kampung Kulo Siaga’ di Mapolres Kulonprogo mendapat apresiasi dari Kapolda DIY Irjen Pol Drs Asep Suhendar MSi. Ini tentu saja bisa dimaknai sebagai bagian dari antisipasi sekaligus solusi yang direalisasi oleh Kapolres Kulonprogo AKBP Tartono SH MBA.

“Kampung Kulo Siaga ini untuk melakukan pendataan dan mengawal kelancaran penyaluran bantuan sosial (bansos) di masa wabah pandemi Covid-19,” ucap Kapolres, Selasa (2/6/2020). 

Kampung Kulo Siaga, papar dia, mengkoodinasikan mengenai data-data seperti data masyarakat pemudik, isolasi, miskin, dampak dari pandemi Covid-19 dalam rangka memberi, mengawasi dan kawal bansos supaya tidak terjadi masalah sosial. 

"Dengan adanya program Kampung Kulo Siaga ini, hal-hal seperti itu dapat diminimalisir. Sehingga hingga saat ini di wilayah Kulon Progo tidak terdapat permasalahan mengenai data penerima bantuan sosial pada masa pandemi Covid-19 ini," tegas Tartono. 

Situasi Pandemi ini menuntut Polri hadir sesuai amanat Tribrata sebagai pelindung pengayom dan pelayan masyarakat. Oleh karena  itu, Polres Kulonprogo membangun posko di masing-masing wilayah dalam mengawal dalam aksi kemanusiaan.

Menurutnya, program seperti ini baru pertama dilakukan di wilayah Polda DIY. "Polres Kulon Progo ini merupakan yang pertama membangun program seperti ini dan dikemas dengan pelaporan online bernama Menoreh Report System. Tujuannya   untuk mempermudah pelaporan data pemudik, isolasi, pendistribusi bantuan dan data informasi perkembangan Covid 19 di wilayah Kulonprogo," ungkapnya. 

Tartono mengunglapkan Posko Kampung Kulo Siaga dimasing-masing wilayah juga berperan untuk mengontrol ketahanan pangan guna menjaga dan menjamin ketahanan pangan dan kelestarian ekologi di masa pandemi. 

Menghadapi New Normal dimana menjadi tatanan hidup produktif aman dari Covid-19 juga menjadikan trend baru dengan perilaku ramah lingkungan. "Peduli atau ramah lingkungan harus terus diupayakan termasuk konsumsi pangan. Sangat penting mendorong perilaku dan gaya hidup manusia agar efisien dan ramah lingkungan dalam hal pangan," pungkas Kapolres. (*/Met)

 

 

 

 


share on: