Ke Desa Wisata Kiringan, Rombongan IKWI DIY Belanja dan Minum Jamu Gendhong

share on:
Rombongan IKWI DIY belanja sekaligus minum jamu gendhong di Desa Wisata Kiringan, Sabtu (13/11/2021) || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Pengurus dan anggota Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Cabang DIY dipimpin oleh Ketuanya, Hj Sri Suryawidati Idham Samawi melakukan kunjungan ke Desa Wisata Jamu Gendhong Kiringan Kalurahan Canden, Kapanewon Jetis Kabupaten Bantul. 

Tak ada agenda khusus dalam kunjunga itu, selain silaturahmi sembari rekreasi menjalin keakraban dan memberikan dukungan kepada para produsen agar tetap berkreasi memroduksi jamu walau di tengah pandemi.

“Saya pribadi dan atas nama IKWI ikut senang, bangga bahwa keberadaaan usaha jamu gendhong di Kiringan semakin maju. Bahkan kini wilayah ini menjadi desa wisata,” ungkap Hj  Sri Suryawidati, Sabtu (13/11).

Menurutnya, ada semacam hubungan psikologis dan kenangan tersendiri dengan para perajin termasuk dengan Ketua Kelompok Seruni Putih, Murjiati dan yang lainnya.

“Saat saya menjabat Bupati Bantul juga mengupayakan dan berobsesi agar para parajin bisa berkembang. Alhasil saat ini bisa maju bahkan terkenal bahkan memperoleh atensi dari berbagai pihak termasuk Pemkab, Pemerintah DIY dan Pusat, maka kami ikut senang,” kenang mantan Bupati Bantul ini.

Dalam rekreasi kali ini selain ke Kiringan juga ke beberapa tempat lain. Sesaat sebelum meninggalkan tempat tersebut, mereka tak lupa belanja jamu-jamu produksi masyarakat di sana.

Sementara itu, Ketua Kelompok Seruni Putih Kiringan, Murjiati dan sejumlah perajin, mengungkapkan kini jumlah perajin jamu gendhong Keringan sekitar 132 orang. Kesemuanya sebenarnya meneruskankan usaha nenek moyangnya.

“Meski jamu Keringan sudah cukup terkenal, akan tetapi untuk mengupayakan agar pangsa pasarnya semakin luas, maka para generasi mudanya mendalami marketing dengan IT. Sedangkan yang sudah termasuk tua memproduksinya,” kata Murjiati.       

Kaitannya dengan itu, maka para perajin muda Keringan kini juga sedang memperoleh pelatihan marketing dengan IT (online) di Ros In Hotel dilakukan oleh Pemerintah DIY. 

Ditanya apakah selama PPKM level 2 Kiringan mulai kambali banyak wisatawan yang berekreasi, Murjiati membenarkannya seraya menegaskan, bahkan beberapa instansi Pemerintah Pusat DIY dan Bantul banyak yang beratensi mengadakan kegiatan di tempat ini.  (Spd)

 


share on: