Kemenag Sleman Batal Berangkatkan 1178 Calon Jamaah Haji

share on:
Kasi PHU Kemenag Sleman, Drs H Sugito || YP-Agung Dwi Purwanto

Yogyapos.com (SLEMAN) - Pembatalan pelaksanaan ibadah haji oleh Kemenang RI diikuti langsung jajaran di bawahnya, tak terkecuali Kemenag Sleman yang secara otomatis membatalkan rencana keberangkatan calon jemaah haji di wilayahnya.

“Sesuai Keputusan Menag Nomor 494 Tahun 2020, kami di Sleman ini juga melakukan pembatalan pemberangkatan haji,” ujar Kasi Pemberangkatan Haji Umroh (PHU0 Kemenag Sleman, Drs H Sugito kepada yogyapos.com, di ruang kerjanya, Rabu (3/6/2020).

Sugito mengungkapkan, tahun 2020 ini jumlah calon jemaah haji DIY sebanyak 3147 orang yang sedianya terbagi menjadi 9 kloter. Sedangkan Sleman termasuk yang terbanyak, mencapai 1.178 calon jemaah haji yang terbagi dalam 4 kloter direncanakan.

“Ini memang sesuatu yang tidak diduga sebelumnya. Tapi kebijakan pemerintah melakukan penundaan patut diapresiasi, mengambil risiko yang paling ringan berkaitan dengan Covid-19),” ujarnya.

Sugito berharap semua calon jamaah haji yang telah terdaftar dan melakukan pelunasan tentu dapat istiqomah, sembari menunggu kebijakan berikutnya kemungkinan pemberangkatannya tahun depan. Tetap menjaga kesehatan, terus melakukan komunikasi dengan sesama calon jemaah.

Rencanannya, 16 Juni 2020 jamaah haji diberangkatkan ke tanah suci Makkah Al Mukaromah. Tapi Covid-19 menjadikan mereka tertunda untuk menunaikan ibadah tersebut setelah melalui berbagai pertimbangan termasuk persiapan protokoler yang diberlakukan pemerintah Saudi Arabia yang juga berketerbatasan menyiapkan tempat isolasi. Sementara isolasi itu sendiri memakan waktu 14 hari, sehingga bisa kehabisan waktu dalam prosesnya. (Agung DP)

 

 


share on: