Kolaborasi Elemen Kunci Wujudkan Ketahanan Ekonomi

share on:
Raker Pokja Ketahanan Ekonomi Badan Kesbangpol DIY di Ruang Rapat Sekar Jagat, Badan Kepegawaian Daerah DIY, Selasa (19/5/2026) || YP-Eko Purwono

Yogyapos.com (YOGYA) - Kolaborasi merupakan elemen kunci dalam mewujudkan ketahanan ekonomi dalam menghadapi meningkatnya ketegangan geopolitik dan volatilitas (ketidakpastian) pasar global.

BACA JUGA: Rektor UGM Terima Kunjungan Danrem Brigjen Yuniar Dwi Hantono, Ini yang Dibicarakan

Pernyataan tersebut disampaikan JF PSM Ahli Madya Badan Kesatuan Bangsa dan Politik DIY, Noericha Amalah S STP M Sc saat membuka Rapat Kerja Pokja Ketahanan Ekonomi Badan Kesbangpol DIY di Ruang Rapat Sekar Jagat, Badan Kepegawaian Daerah DIY, Selasa (19/5/2026).

BACA JUGA: La Nyalla Mattalitti: PBMI Merupakan Induk Organisasi Olahraga Muathay di Indonesia

Noericha Amalah menjelaskan, dibutuhkan kebijakan adaptif yang berbasis pada skenario krisis, guna mengamankan daya beli masyarakat akar rumput dari gempuran disrupsi eksternal yang masif.

BACA JUGA: Bermula Hubungan Asmara Kini Saling Berperkara, RJ Masih Wacana

"Melihat kondisi ekonomi dan politik, keduanya merupakan sebuah peluang dan sekaligus tantangan, di tengah bonus demografi dan disrupsi teknologi kita dituntut untuk mengantisipasi secara cepat dan cerdas," jelasnya.

BACA JUGA: Humas Pemkal Concat: Donor Darah Jadi Ruang Kolaborasi Sosial

Untuk menjaga ketahanan ekonomi dibutuhkan kolaborasi ini melibatkan sinergi antara pemerintah, sektor swasta, akedimisi dan UMKM untuk menciptakan ekosistem yang inklusif dan berkelanjutan.

BACA JUGA: Kasrem 072/Pmk Hadiri Sarasehan Harkitnas 2026

"Melalui pokja ini diharapkan dapat merumuskan langkah-langkah stategis untuk mewujudkan ketahanan ekonomi, khususnya di wilayah DIY," ungkapnya.

BACA JUGA: HM Humas UPNVY dan Himakom UNY Sinergi Melalui 'Out to See'

Raker Pokja Ketahanan Ekonomi Kesbangpol DIY kali ini menghadirkan tiga narasumber, yakni Dr Revrisond Baswir MBA Ak CA dari Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan Universitas Gadjah Mada (UGM), menyampaikan materi relevansi Ekonomi Kerakyatan dalam menghadapi peluang dan tantangan Ketahanan Ekonomi 2026.

BACA JUGA: Di Masjid Sultan Agung, Pelatihan Asah Bilah dan Manajemen Kurban Disambut Antusias

Pemateri kedua, Sosiologi UGM (akademisi) Andreas Budi Widyanta SSos., dengan materi "Menumbuhkan Kesadaran Kolektif dan Gerakan Sosial Komunitas dalam Penguatan Ketahanan Ekonomi".

BACA JUGA: Fatayat 1 NU Tengguli Jepara Kunjungi Kebun Klengkeng Gumregah Margorejo

Dari kalangan praktisi dihadiri Minto Hartono, mewakili Komunitas Kandang Kebo, menyampaikan tema "Praktik Baik Komunitas Kandang Kebo dalam mengelola ekosistem ketahanan ekonomi". Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab dengan moderator Ketua Tim Kerja Ketahanan Ekonomi Badan Kesbangpol DIY, Wahyu Satrio Guntoro SIP M Sc. (Opo)

 


share on: