Komunitas Perwita Gairahkan Workshop Ecoprint di DNP

share on:
Erna Suharsono (paling kanan) bersama Dyah Heningtyas Noviani (paling kiri) bersama trainer saat mengikuti proses pelatihan ecoprint || YP/Fadholy

Yogyapos.com (BANTUL) - Istri Bupati Bantul, Erna Suharsono beserta komunitas Persatuan Wirausaha Wanita (Perwita) menyelenggaraan workshop ecoprint, di Dyah Novies Project (DNP) Kompleks Waterbyur Tirta Tamansari Bantul, Selasa (22/10/2019). Sebanyak 28 peserta yang mengikuti pelatihan tampak begitu antusias.

Di sela kegiatan, Erna mengatakan, di era sekarang wanita harus mandiri dan mempunyai soft skill. “Pelatihan ini sebagai upaya edukasi anggota Perwita untuk lebih mengenal ecoprint yang sedang tren saat ini. Selain untuk menambah knowledge, workshop ini juga bisa untuk menggairahkan geliat ekonomi wirausaha wanita di Bantul. Jika ditekuni kita pasti mendapat impact yang positif,” jelas wanita berkaca mata ini.

Erna menambahkan, saat ini Bantul sedang gencar menggalakkan lini kreatif yang mampu menggerakkan sendi ekonomi. “Saya mengapresiasi langkah Bu Novi dengan DNP nya yang begitu fokus memberikan pelatihan soft skill kepada kaum wanita,” imbuh Erna.

Ecoprint sendiri adalah sebuah metode ramah lingkungan tanpa zat kimia, yang menggabungkan unsur daun ataupun bunga yang ada di sekitar kita. Teknik ini diaplikasikan pada bahan serat alami seperti katun ataupun kanvas yang mampu menyerap warna secara optimal.

Sementara itu owner DNP, Dyah Heningtyas Noviani SH turut bangga upaya kreasinya disambut baik oleh Bu Bupati (Erna Suharsono). Wanita yang akrab disapa Novi ini menjelaskan jika metode ramah lingkungan ini mekanismenya dengan menyerap pigmen pada daun ataupun bunga. “Semua warna yang dihasilkan alami. Tidak ada unsur kimia lantaran warna yang timbul berasal dari serat selulosa pada kapas. Tanaman yang biasa digunakan seperti daun jarak, bunga kenikir, daun pepaya, daun jati serta akar kayu manis,” pungkas Novi.  (Dol)

 

 


share on: