Apakah ku tak //boleh mengenal dunia ini
Haruskah daku hidup// menyendiri
Sendiri dan menyepi// Apakah ku tak boleh
mengenal kasih// Kasih sayang dari
seseorang// Yang ku cintai…
ITULAH sepenggal lirik lagu Hidup Terkekang dari Panbers. Lantunan lagu legendaris itu di sambut antusiasoleh penggemarnya yang rata-rata sudah berusia setengah baya, malam minggu kemarin, di Kopi Menara Malioboro, Jalan Abu Bakar Ali 1 Kotabaru, Yogya, Sabtu (29/7/2023) malam.
Antusiasme penonton tampak dari mereka yang ikut bernyanyi, bertepuk tangan, dan menggoyangkan anggota badan, sepanjang konser digelar.

Konser bertajuk "A Night with New Panbers Music Concert" ini menyuguhkan 30 lagu dari album jadul Panbers. Beberapa lagu nostalgia Panbers yang membius para penggemarnya antara lain: Akhir Cinta, Gereja Tua, Cinta dan Permata, Terlambat Sudah, Kami Cinta Perdamaian dan lain lain.
“Setelah belasan tahun, akhirnya kami kembali ke Yogya. Yogya itu istimewa,” papar Asido Panjaitan, satu-satunya yang masih hidup dari 4 bersaudara Panjaitan yang mendirikan Panbers, saat ditemui sebelum konser digelar.
Panbers yang sempat vakum setelah kematian Benny, 2017 terlahir kembali dengan nama New Panbers. “Ini adalah amanat Bang Benny yang disampaikannya sebelum dia meninggal, agar Panbers terus berkarya dan tidak meninggalkan para penggemarnya. Akhirnya pada 2018 berdirilah New Panbers,” papar Asido selanjutnya.
Saat ini Panbers tampil dengan New Panbers yang terdiri dari tujuh personel, diantaranya ada Benny Panjaitan (vokal, gitar), Doan Panjaitan (vokal, keyboard, bas), Asido Panjaitan (vokal, drum), Maxie Pandelaki (vokal, bas, keyboard), Hans Noya (vokal, gitar), dan Hendry Lamiri (biola).
Panbers awalnya hanya bermula dari sekelompok musisi muda, mereka kemudian memutuskan untuk serius meniti perjalanan musiknya pada tahun 1969. Album pertama tahun 1971 dengan lagu berjudul Akhir Cinta.
Para penggemar Panbers bernostalgia
Panbers mengeluarkan 40 piring hitam yang masing-masing berisi 10 lagu, sehingga total ada 400 lagu. Saat konser kemarin, New Panbers menampilkan 30 an lagu yang sebagian diantaranya diaransemen kembali agar lebih kekinian dan sehingga lebih bisa diterima masyarakat termasuk kaum mudanya. Pastinya tanpa meninggalkan ciri khas Panbers yaitu irama dan lirik yang ringan dan menenangkan.
General Manager Kopi Malioboro, Azhari mengatakan bahwa event ini merupakan bagian dari rangkaian konser rutin yang akan diselenggarakan di Menara Kopi Malioboro. “Menara Kopi Malioboro di konsep sebagai tempat reunian. Siapa saja silakan reunian di sini. Kami akan suguhnya musik-musik yang legendaris dan familiar bagi pemirsanya,” ujarnya.
Azhari juga mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan penataan dan pembenahan interior Menara Kopi Malioboro agar tampilannya lebih baik dan bagus. “Insyaa Allah dalam waktu dekat Menara Kopi Malioboro segera dilaunching,” ujar Azhari menutup perbincangan. (Yuliantoro)
