Yogyapos.com (SLEMAN) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sleman meluncurkan Maskot dan Jingle tahapan pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 di Utara Lapangan Denggung Sleman, Sabtu (15/6/2024) malam.
Maskot tersebut dinamai Gemati yang berarti Gumregah Pilih Bupati Lan Wakil Bupati Sleman dan jingel sebagai tahapan menuju Pilkada serentak yang akan dihelat tanggal 27 November 2024 mendatang.
BACA JUGA: Pemilik-Penghuni Apartemen Malioboro City Membentuk P3SRS, Berharap Terbit SHMSRS
Ketua KPU Sleman Ahmad Baehaqi mengapresiasi kepada seluruh pihak dan masyarakat dalam pelaksanaan pemilihan umum untuk pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, DPR RI, DPD, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten tanggal 14 Februari 2024 lalu telah berjalan dengan lancar.
“Usai menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) antara KPU dengan Pemerintah Kabupaten Sleman dan tahapan pilkada serentak seluruh Indonesia diluncurkan oleh KPU RI pada tanggal 30 Maret 2024, maka hari ini kami pilih meluncurkan tahapan pemilihan bupati dan wakil Bupati Sleman tahun 2024,” kata Baehaqi.
BACA JUGA: Pisah Sambut Kajati DIY Dihadiri Seluruh Komandan Tiga Angkatan dan Kepolisian
Dia menjelaskan, Gemati dengan tag line Gumregah Pilih Bupati Lan Wakil Bupati artinya adalah ikut berkontribusi dalam peran masing-masing untuk membangun bumi sembada.
Visual yang ditampilkan Gemati merupakan sosok burung Punglor berwarna oranye dengan mengenakan kaos elegan nan simpel berwarna merah. Dengan tampilan segar dan kekinian seperti pemilu yang pemilihnya adalah kaum milenial dan gen z, KPU dituntut untuk mengikuti perkembangan ruang dan waktu.
BACA JUGA: Hari Ini Seluruh Jemaah Haji Wukuf di Arafah
“Untuk itu saya mengajak semua pihak sama-sama menyukseskan pelaksanaan pilkada Sleman tahun 2024. Jangan lupa ke TPS hari Rabu tanggal 27 November 2024,” tandasnya.
Sedangkan Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Sleman untuk tetap bersatu dalam konteks kebangsaan. Walaupun Indonesia merupakan negara demokrasi yang memiliki kebebasan memilih, tetap akan timbul perbedaan pilihan dan perbedaan pendapat.
Gembira bersama Wabup Danang Maharsa || YP-Ist
“Pilkada serentak tanggal 27 November 2024 mendatang semoga bisa terlaksana dengan aman dan kondusif serta persaudaraan antar masyarakat tetap terjaga,"tutur Danang.
BACA JUGA: Kepada Ketua Serikat Buruh Gaza, Ini yang Disampaikan Jumhur Hidayat
Dia mengingatkan kepada seluruh penyelenggara pemilu baik KPU maupun Bawaslu baik ditingkat kecamatan maupun kalurahan agar menjalankan tugas dengan memenuhi prinsip mandiri, jujur, adil, berkepastian hukum, tertib, terbuka, proporsional, akuntabel, efektif, efisien dan eksesibel.
“Kepada partai politik untuk berkampanye secara sehat, jujur, pilkada yang berintegritas dan melarang Tindakan-tindakan yang tidak terpuji dan mencederai demokrasi,” sebutnya.
BACA JUGA: 2024, Inflasi di DIY 2,28 Persen
Dia berharap pilkada serentak 2024 bisa berlaku secara inklusif yakni adil dan setara bagi seluruh lapisan masyarakat khususnya kaum Perempuan, kelompok minoritas dan marjinal, lansia serta penyandang disabilitas.
“Mari kita sukseska gelaran pilkada mendatang semoga terlaksana sukses, aman dan kondusif. Terimakasih KPU Kabupaten Sleman dan Bawaslu Sleman yang telah mempersiapkan tahapan Pilkada serentak 2024,” pungkasnya. (Opo)
