Yogyapos.com (SLEMAN) - Keberadaan Forum Pelanggan Air Minum Nasional (Forpamnas) membawa dampak signifikan untuk meningkatkan kinerja Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) atau Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).
BACA JUGA: Halaqah RMI PCNU Pekalongan, Gus Hilmy Soroti Peran Ulama dalam Isu Pencemaran Lingkungan
Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Sleman Harda Kiswaya, yang juga selaku Dewan Pembina Forpamnas saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) ke-4 Forpamnas di The Rich Jogja Hotel, Jumat (17/7/2026) malam.
BACA JUGA: Modus Gandakan Uang, Pria di Bantul Tipu Korban Rp 100 Juta dalam Bentuk Dolar AS
"Saya yakin adanya kolaborasi antara Forpamnas dengan perusahaan daerah air minum, tentunya akan memajukan PDAM itu sendiri," ujar Harda.
Harda menyebut, agenda strategis ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran pelanggan air minum nasional dalam mendorong peningkatan tata kelola layanan air bersih yang lebih baik.
BACA JUGA: Ribuan Santri Ikuti Ta'aruf Akbar, PPM MBS Yogyakarta Teguhkan Semangat Ilmu dan Akhlak
"Kami berharap kehadiran Forpamnas benar-benar bisa bersinergi dengan PDAM, saling memberi masukan guna mendorong kinerja dan kualitas pelayanan terhadap pelanggan,"sebutnya.
BACA JUGA: Pemkot Yogya Peroleh Tambahan 80 Bakalista dari Kemenkeu
Ia juga menekankan pentingnya penataan manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) untuk mencapai target kinerja, meningkatkan kualitas layanan air bersih. Hal ini mencakup evaluasi struktur organisasi dan pengembangan kompetensi berbasis kebutuhan pelanggan.
BACA JUGA: Danrem Brigjen Yuniar Ikut Panen Raya Tebu Serentak
Ketua Umum Forpamnas, Bambang Hardjono menjelaskan, munas ke-4 mengusung tema "Mendorong dibentuknya badan regulator air minum guna peningkatan kinerja BUMD air minum dan kualitas pelayanan terhadap pelanggan", kegiatan berlangsung pada 17-19 Juli 2026.
BACA JUGA: Kunjungi Papua Barat Daya, Menhaj: Saatnya Bangun Budaya Evaluasi Berkelanjutan
Diikuti peserta dari berbagai daerah, antara lain dari NTB, Palangkaraya, Banjarmasin, Balikpapan, Samarinda, Tegal, Brebes, Semarang, DKI Jakarta, Kota Tanggerang, Kabupaten Tanggerang, Solo, Sleman dan Kota Yogyakarta. Jumlah anggota yang bergabung sekitar 60 forum. Disebutkan dari munas ke-4 juga akan disepakati "Deklasi Sleman 2026".
BACA JUGA: Kakek 75 Tahun Meninggal Usai Olahraga di Alun-alun Kidul, Diduga Serangan Jantung
"Sesuai tema, kami mendorong dibentuknya badan regulator dalam meningkatkan kinerja BUMD air minum, pada malam hari ini kita bersepakat untuk menentukan rumusan program yang menjadi harapan kita semua," jelas Bambang.
Diungkapkan, kehadiran Forpamnas diharapkan dapat membantu pemerintah, menjembatani komunikasi guna mewujudkan kesejahteraan dan kualitas kesehatan yang merata serta mendukung keberlangsungan pembangunan.
BACA JUGA: Empat Bulan Tanpa Kirim Sampah ke TPA, Gerakan Mas Jos Pangkas 50 Ton per Hari
"Kita bersepakat membantu pemerintah sebagai agen pembangunan dalam menekan stunting, dengan cara menyediakan air minum yang layak dan aman dikonsumsi," ungkapnya.
Ke depan, imbuhnya, melalui badan regulator pihaknya akan mengusulkan kewajiban terbentunya forum pelanggan di setiap PDAM.
BACA JUGA: Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Bantah Isu Transporter Enggan Salurkan BBM
"Dalam badan regulator, akan kami usulkan bahwa setiap perusahaan daerah air minum harus dan wajib memiliki forum pelanggan," tandasnya. (Opo)
