New Normal Pariwisata Harus Serempak dan Didukung Promosi

share on:
Desa wisata Krebet mulai bersolek lagi menyambut New Normal || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Rencana pemerintah memberlakukan New Nomal disambut baik oleh pelaku bisnis pariwisata di wilayah DIY, termasuk Bantul. Mereka berharap New Normal harus dilakukan serempak dan dibarengi dengan promosi, regulasi yang valid dan jelas.

"Ini alasannya adalah hubungan antara obyek wisata yang satu dengan yang lainnya tidak bisa terpisahkan. Sistem paket wisata yang berlaku juga melibatkan banyak obyek wisata yang satu dengan yang lainnya,” ungkap Ketua Pengelola Desa Wisata Krebet Pajangan Bantul,  Agus Jati Kumara, di Sanggar Punokawan Krebet, Jumat (5/6/2020).

Agus mengatakan, New Normal Desa Wisata Krebet juga harus bareng dengan obyek wisata lainnya, misalnya Desa Kasongan dan Pantai Baru. Sebab tidak mungkin efektif diberlakukannya New Normal hanya per obyek wisata.

“Banyak diantara para wisatawan nusantara dan mancanegara yang saat berwisata berkunjung ke beberapa obyek. Maka ini diperlukan adanya dukungan dan kekompakan dari semua pihak, dikuatkan dengan regulasi yang jelas serta valid dari Pemerintah, misalnya dari Dinas Pariwisata,” tambah Agus.

Ia menuturkan, khusus untuk menghadapi New Normal di Desa Wisata Krebet, pihak pengelola-masyarakat telah melakukan berbagai persiapan, koordinasi dan menyiapkan kembali fasilitas dan panorama wisata diantaranya homestay dan kegiatan produksi kerajinan untuk wisata pendidikan.

"Wisata pendidikan yang ada yaitu antara lain industri kayu batik, kerajinan dan seni budaya. Ini mulai dipromosikan lagi dan nantinya harus memperoleh dukungan pemerintah dan pihak lain,” paparnya

Dalam hal ini meski pemberlakuan New Normal rencananya akan dimulai per Juli.2020 (setelah masa darurat pendemi virus Corona di DIY usai), namun protokoler kesehatan juga mutlak harus ditaati oleh semua pihak (Supardi)

 


share on: