Pameran Seni Rupa 'Janur Kuning' Mengekspresikan Peristiwa Serangan Umum 1 Maret

share on:
Wakil Bupati Sleman mengapresiasi kreativitas 50 perupa Yogya usai membuka pameran seni rupa 'Jnur Kuning' di Monjali, Jumat (1/3/2024) || YP-Agung Dwi Purwanto

Yogyapos.com (SLEMAN) – Seanyak 50 Seniman lukis dan pematung Yogyakarta menyuguhkan 75 karya dalam Pameran Seni Rupa bertajuk ‘Janur Kuning’ di Monomen Jogja Kembali, Jumat (1/3/2024).

Event seni yang dibuka Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa secara simbolis dengan menorehkan cat di kanvas ini memperingati peristiwa Serangan Umum 1 Maret.

BACA JUGA: Seorang Wisatawan Berhasil Diselamatkan Setelah Lima Menit Digulung Ombak Parangtritis

“Saya mengapresiasi seluruh seniman dan pegiat seni yang mampu mengekspresikan dan mengingatkan perjuangan bangsa Indonesia melawan Belanda melalui karya seni rupa.Tentu pesannya mengingatkan kembali Yogyakarta menjadi saksi perlawanan bangsa Indonesia dan Peristiwa 1 Maret,” kata Danang.

Danang Maharsa berdialog langsung dengan inisiator pameran || YP-Agung Dwi Purwanto

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk selalu mengingat sejarah perjuangan bangsa Indonesia melawan penjajahan Belanda salah satunya peristiwa Serangan Umum 1 Maret ini.

BACA JUGA: Dua Pelaku Mutilasi terhadap Mahasiswa UMY Divonis Mati

Menurutnya, melalui karya seni tentu sudah menjadi kontribusi dalam mengingat perjuangan dan jasa pahlawan melawan Agresi Belanda II. 

Danang berharap semangat pahlawan pada peristiwa Serangan Umum 1 Maret terus diingat dan dapat terus dikobarkan dalam mengisi pembangunan. 

BACA JUGA: Dr Syahganda Nainggolan: Surya Paloh Harus Pimpin Gerakan Angket Melalui Nasdem di DPR

Sementara itu, Ketua Panitia Pameran Seni Rupa Janur Kuning, Yusman menyampaikan keberlangsungan pameran seni rupa Janur Kuning kuncinya adalah pada regenerasi seniman sehingga karya-karya baru nantinya dapat lahir.

Janur Kuning, tandas dia, merupakan simbol pejuang dalam melawan penjajah, oleh karena itu pihaknya berusaha agar pameran ini akan tetap ada kedepannya. “Saya berharap ada regenerasi seniman sehingga lahir karya-karya baru dan mengingatkan kita akan perjuangan pahlawan melawan penjajah melalui karya seni rupa,” pungkasnya. (Agn)

 


share on: