Peletakan Batu Pertama Mapolda DIY, Kapolri: Dibangun dengan Konsep Ramah Terbuka

share on:
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat memberikan sambutan pada acara peletakan batu pertama pembangunan Mapolda DIY, di Jalan Bibis, Sidomulyo, Kapanewon Godean, Sleman, Minggu (3/5/2026) || YP-ist

Yogyapos.com (SLEMAN) - Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Pol Drs Listyo Sigit Prabowo MSi menegaskan, pembangunan Mapolda DIY merupakan wujud kolaborasi nyata antara Polri, TNI, Pemerintah Daerah DIY, dan Keraton Yogyakarta

BACA JUGA: Jumhur Hidayat Sang Aktivis Buruh di Kursi KLH: Harapan Baru Penataan Lingkungan

"Pembangunan Gedung Mapolda DIY yang baru dirancang dengan konsep ramah dan terbuka, merujuk pada akar kata Polis (Kota/ruang bersama). Gedung bukan sekadar kemegahan fisik, melainkan simbol perubahan menuju Polri yang lebih modern, transparan, dan akuntabel," ujar Kapolri, pada acara Peletakan Batu Pertama Pembangunan Mapolda DIY, di Jalan Bibis, Sidomulyo, Kapanewon Godean, Sleman, Minggu (3/5/2026).

BACA JUGA: Danrem Ikut Ambil Bagian, Peserta Lari Jogja 10 Km Dilepas Gubernur

Turut hadir dalam acara ini diantaranya, Aslog Kapolri Irjen Pol Suwondo Nainggolan, Kadivhumas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono SSos MSc MHan, Forkopimda DIY, Danlanal Yogyakarta, para Bupati dan Walikota se-Provinsi DIY, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan tamu undangan lainnya. 

Gubernur Sri Sultan HB X beserta sejumlah tamu undnagan lainnya || YP-ist 

Kapolri juga menekankan bahwa fasilitas baru harus dibarengi dengan perubahan mentalitas. Fasilitas modern wajib diikuti dengan peningkatan kualitas pelayanan dan kecepatan merespons keluhan masyarakat.

BACA JUGA: Ratusan Peserta Ikuti Fun Bike HUT ke-80 Pomal Diikuti

"Pembangunan dan pengabdian anggota Polri di wilayah ini harus berlandaskan semangat Memayu Hayuning Bawono dan memperindah keindahan dunia serta menjaga harmoni," pungkasnya

BACA JUGA: Walikota Hasto Wardoyo: Program Bedah Rumah Punya Nilai Konstruksi Sosial Kebersamaan

Sambutan juga disampaikan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, menuturkan bahwa momentum ini adalah langkah strategis bagi misi Polri ke depan.

BACA JUGA: Kemenhaj Pastikan Pembayaran Dam Melalui Program Resmi, Operasional Haji Hari ke-12

Menurutnya, tantangan keamanan tidak lagi hanya bersifat konvensional yang mengandalkan kekokohan fisik sebagai penyangga ketertiban. Keamanan modern harus tumbuh secara lentur dan waskito (waspada/bijaksana), agar mampu membaca tanda-tanda zaman sebelum tantangan itu menjelma menjadi gangguan nyata.

BACA JUGA: PC PMII Bantul Dorong Kepemimpinan Transformatif di Tengah Disrupsi Global

Sri Sultan berharap Mapolda DIY menjelma sebagai pusat keamanan yang utuh dan memperkuat keamanan konvensional sekaligus tangguh menghadapi tantangan siber. Gedung ini dirancang bukan sekadar sebagai ruang kerja, melainkan sebagai arsitektur peradaban masa depan.

BACA JUGA: Gebyar Husada 2026 Mewarnai Peringatan Hari Jadi ke-110 Kabupaten Sleman

"Kehadiran kantor polisi sejatinya adalah representasi dari kehadiran negara di tengah ruang publik untuk menjamin rasa aman dan harmoni. Bangunan ini adalah simbol komitmen Polri untuk semakin dekat dengan masyarakat, menjadi rumah bagi keadilan, dan menjadi benteng bagi kemanusiaan," tandasnya.

BACA JUGA: Peringatan Hadiknas: Pendidikan Berkualitas adalah Hal Semua Warga Negara

Sementara itu, Kapolda DIY Irjen Pol Anggoro Sukartono SIK menyampaikan, lahan pembangunan Mapolda DIY ini menempati area seluas 7,5 hektar yang berstatus Sultan Ground. Lahan ini merupakan hibah hak pakai dari Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat yang berlokasi di Kalurahan Sidomulyo, Kapanewon Godean, Kabupaten Sleman.

BACA JUGA: Peringatan Hari Buruh di Sleman Berlangsung Kondusif, Diwarnai Cukur Rambut Gratis

"Mapolda DIY mengusung konsep pembangunan modern yang humanis, mengacu pada Pedoman Pembangunan Polri Tahun 2025. Gedung ini didesain tidak hanya untuk mendukung tugas kepolisian, tetapi juga menyediakan ruang pelayanan yang terbuka, nyaman, dan representatif bagi Masyarakat," ujar Irjen Pol Anggoro.

BACA JUGA: Dawuhan Roastery dan Arfa Barbershop Gelar Cukur Gratis

Puncak acara ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Kapolri, didampingi Gubernur DIY, GKR Condrokirono, dan Kapolda DIY. Jenderal Sigit juga menandatangani prasasti sebagai simbol dimulainya proyek pembangunan. (*/met)


share on: