Yogyapos.com (SLEMAN) - Sejumlah pembatik pemula yang tergabung dalam Usaha Kecil Menengah (UKM) Temanggung baru-baru ini mengadakan kunjungan ke Rumah Produksi Batik Sekarturi, di Kecamatan Turi, Sleman.
Kunjungan dalam rangka studi batik ini didampingi Kasi Aneka Industri Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindakop) Temanggung, Ida.
“Ini kunjungan ini rangkaian tindak lanjut pendampingan Batik Sekarturi, diikuti pembatik-pembatik pemula dari 3 kecamatan agar mereka beroleh tambahan pengetahuan untuk mengembangkan kreasinya,” Ida.
Ida menyatakan, kunjungan kali ini merupakan yang kedua kalinya. Hasil studi batik di Sekarturi Sleman ini nantinya akan dijual kepada semua ASN seperti imbauan dari Bupati M Alkhadzik bahwa ANS harus memakai batik dari hasil Industri Kecil Menengah (IMK). “Intinya dari Temanggung untuk Temanggung. Biaya pembuatan batik tulis mahal, karenannya kerjasama dengan pemerintah setempat sangat diapresiasi,” jelas Ida.
Sementara Endang Wilujeng, pemilik Sekarturi Batik yang berada di Gatak Donokerto, Turi Sleman mengungkapkan kunjungan studi batik IKM Temanggung sangat kondusif dan mengalami kemajuan. Para peserta mendapat tambahan pengetahuan teknik membatik yang baik, berikut teknik pewarnaannya.
“Setelah kunjungan kali ini, nantinya ada program untuk pelatihan batik, khususnya referensi Sekarturi Batik,” pungkas Endang, Rabu (20/11/2019) (Agung DP)
