Yogyapos.com (YOGYA) - Gerakan penandatanganan pernyataan sikap bersama perihal keputusan BK DPD RI yang memberhentikan GKR Hemas dari keanggotaan DPD RI DIY periode 2014-2019, berlangsung di Kantor DPD DIY Jl Kusumanegara, Yogyakarta, Jum'at (29/3/2019).
Penanda tanganan dilakukan perwakilan organisasi, ormas, lembaga, asosiasi, komunitas, sanggar, paguyuban dan lainnya. Mereka sekaligus menyatakan sikapnya memprotes keras persekusi politik tersebut.
"Pernyataan sikap yang telah kami tanda tangani ini segera akan dikirim ke Presiden, DPD RI, Mahkamah Konstitusi dan lembaga-lembaga tinggi negara relevan lainnya sebagai bentuk dukungan moral dan politik rakyat DIY kepada GKR Hemas," kata Koordinator Gerakan, Widihasto Wasana Putra.
Widihasto menyatakan, pemberhentian GKR Hemas dari keanggotaan DPD RI adalah bentuk persekusi politik yang dilakukan oknum-oknum yang mengacaukan sistem ketatanegaraan di dalam tubuh lembaga DPD RI.
“Persekusi politik ini menambah catatan kelam bagi sejarah perjalanan DPD RI manaka|a dijalankan dengan mengesampingkan aturan hukum dan konstitusl berlaku,” tegas Widihasto.
Keabsahan kepemimpinan DPD RI saat ini, seperti disampaikan komponen masyarakat DIY, masih dlperkarakan atau dalam proses sengketa hukum dl Mahkamah Konstitusi (MK). “Oleh sebab itu semua produk keputusannya juga tidak sah dan batal demi hukum,” papar Widihasto.
Selain itu mendesak Mahkamah Konstitusi segera mengeluarkan ketetapan yang mengemballkan kedudukan kepemimpinan DPD RI yang sah periode 2014-2019 yang terpilih melalui mekanisme konstitusional.
Dedikasi GKR Hemas yang berjuang untuk kepentingan rakyat DIY -- terlebih sejak beliau duduk di DPD RI sejak tahun 2004 hingga saat ini 2019 -- tidak diragukan lagi.
GKR Hemas tidak pernah absen dan senantiasa turut berperan aktif terlibat menangani beragam persoalan kebangsaan yang muncul seperti pendidikan, kesehatan, lingkungan, perempuan dan anak, pangan dan pertanian, insfrastruktur, keberagaman suku dan agama, sosial ekonomi, kebudayaan dan lain sebagainya.
Oleh sebab itu, lintas komponen masyarakat DIY menyatakan senantiasa nyawiji bersama Gusti Kanjeng Ratu Hemas dalam perjuangan berkelanjutan memajukan dan mensejahterakan masyarakat DIY melalui kerja-kerja konkrit di lapangan. (Afn)
