Yogyapos.com (SLEMAN) -Pe -merintah Kabupaten Sleman melalui Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) kembali menggelar kegiatan monitoring dan evaluasi (Monev) pencatatan dan pelaporan konvergensi Sunting tahun 2025, di Kapanewon Sleman, Kamis (11/9/2025).
Acara ini dihadiri Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, beserta jajaran perangkat daerah, Kepala puskesmas, Kader TPK, KPM, dan kader posyandu.
BACA JUGA: Waspada! Nama Bidan Leny Kusumaningsih Dicatut untuk Penipuan
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sleman menegaskan kegiatan Monev ini memiliki arti strategis untuk memastikan program penurunan stunting berjalan sesuai target.
“Kegiatan ini tidak hanya menghasilkan laporan administrasi, tetapi juga rekomendasi kebijakan yang konkret serta peningkatan kapasitas TPPS baik di tingkat kapanewon maupun kalurahan”. Ujarnya.
Wakil Bupati juga menegaskan bahwa upaya percepatan penurunan stunting merupakan kerja kolaboratif yang membutuhkan keterlibatan semua pihak, seperti kader posyandu, guru PAUD, penyuluh pertanian, tokoh masyarakat, dan keluarga itu sendiri.
BACA JUGA: Estimasi Kunjungan Wisatawan Sleman Mencapai 80-90 Persen dari Target
Selain memberi tahapan gizi dan layanan kesehatan, Pemkab Sleman juga berupaya untuk memberdayakan keluarga, perubahan perilaku, serta ketahanan sosial-ekonomi masyarakat untuk pemenuhan hak anak atas kesehatan, pemenuhan gizi, dan lingkungan yang layak untuk anak.
Melalui kegiatan Monev ini, diharapkan dapat memperkuat koordinasi lintas sektor untuk terus berupaya meningkatkan kualitas intervensi gizi, serta memperkokoh komitmen bersama dalam menurunkan angka stunting, demi terwujud nya generasi Sleman yang sehat, cerdas, dan berkualitas. (*/Agn)
