Pergelaran Ngajogjazz#17 Disemarakkan 40 Grup Musik Jazz, Ada Sirkus Barock dan Totok Tewel

share on:
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Ishadi Yazid (kemeja batik, pegang mikrofon), ketika menyampaikan  keterangan dalam Temu Media Pagelaran Ngayogjazz#17 2023 di Mataram City, Kamis (16/11/2023) || YP-Sulistyawan Ds

Yogyapos.com (SLEMAN) - Sebanyak 40 grup musik Jazz  dari dalam dan luar negeri, akan menyemarakkan Pagelaran Ngayogjazz 2023 yang berlangsung di Dusun Gancahan, Sidomulyo, Godean Sleman pada Sabtu (18/11/2023) ini.   

Beberapa penampil yang bisa disebut antara lain Sinten Remen Feat Tri Utami, Totok Tewel, Bintang Indrianto, White Shoes and the Couples Company, Eva Celia, Sirkus Barock, Kevin Yoshua, Ari Wulu, serta sejumlah komunitas musik jazz nusantara lainnya.  

BACA JUGA: Pasangan 'AMIN' Nomor 1, Muhaimin Iskandar Menunjukkan Kelasnya Sebagai Cawapres dengan 'C' Kapital

Board Ngayogjazz #17, Aji Wartono menyatakan bahwa dipilihnya Padukuhan Gancahan sebagai lokasi event Ngayogjazz #17 tahun 2023 ini berdasarkan pertimbangan-pertimbangan yang matang. Salah satunya, dusun Gancahan memiliki potensi kesejarahan yang kental. Hal tersebut ditandai dengan adanya Makam Kyai Wirajamba yang merupakan abdi dalem dan paman dari Pangeran Mangkubumi atau Sri Sultan HB I.

BACA JUGA: Jaga Netralitas, Pejabat Publik Terkait Tim Pemenangan Pilpres Didesak Segera Mundur

“Sebagian anak muda barangkali belum mengenal sosok Kyai Wirajamba. Karena itu, pemilihan tempat ini selain menjadi sarana hiburan juga sekaligus menjadi wahana edukasi sejarah,” ujar Aji disela-sela kegiatan Temu Media Ngayogjazz #172023, di  Mataram City Sleman, Kamis (16/11/2023).

Orkes Sinten Remen, salah satu grup musik yang akan tampil berkolaborasi dengan penyanyi Trie Utami, di  Ngayogjazz#17 2023  || YP-Ist

Aji menyampaikan, selain menyimpan potensi sejarah Gancahan dan sekitarnya juga memiliki banyak potensi seni budaya yang masih terus dilestarikan dan dikembangkan. Bahkan ditempat ini pula terdapat komunitas Jimborodono yang sangat konsen untuk penanganan sampah yang saat ini menjadi permasalahan yang cukup pelik diberbagai wilayah. Yang tidak kalah pentingnya adalah jiwa gotong royong dan keguyub-rukunan warga masyarakat yang masih cukup mengakar dikalangan masyarakat.

BACA JUGA: Tentang Netralitas dalam Pemilu, Ini yang Perlu Diperhatikan Anggota Polri

Sedangkan tahun ini, tema yang diusung dalam Ngayogjazz #17 2023 adalah Handarbeni, Hangejazzy. Hal itu secara singkat dapat dimaknai bahwa Pagelaran ini dapat memupuk rasa cinta tanah air, nasionalisme, gotong royong secara riang gembira. Apalagi bertepatan dengan tahun politik, maka pergelaran musik seperti Ngayogjazz ini hendaknya mampu mencairkan suasana dan memupuk rasa persatuan antar masyarakat. 

BACA JUGA: Tersangka Korupsi BTS 4G Kembalikan USD 2.021.000 ke Kejagung

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Ishadi Zayid SE menyampaikan, pergelaran Ngayogjazz yang beberapa kali mengambil lokasi di wilayah Sleman sangat berdampak terhadap  masyarakat sekitar. Selain menjadi sarana yang efektif untuk mempromosikan potensi daerah, Ngayogjazz juga menumbuhkan perputaran ekonomi masyarakat setempat.

BACA JUGA: Wamenkumham Resmi Tersangka Gratifikasi, Belum Ada Informasi Penahanan

“Selama beberapa kali penyelenggaraan event Ngayogjazz diwilayah Kabupaten Sleman masyarakat setempat, pemerintah kalurahan dan kapanewon serta stakeholder terkait yang ada diwilayah memberikan dukungan penuh selama proses persiapan dan saat penyelenggaraan. Hal seperti ini selayaknya dipertahankan,” ujar Ishadi.

Ishadi mengamati, dalam setiap penyelenggaraan Ngayogjazz diberbagai tempat, sikap kegotong royongan masyarakat setempat terjalin sangat erat. Untuk itu, hal semacam ini selayaknya untuk dipertahankan.  (*/Sulistyawan Ds) 

 

 

 

 

 

 


share on: