Peringatan ke-275 Hadaging Nagari Ngayogyakarta Diwarnai Ragam Kegiatan

share on:
Semaan Alquran di Masjid Gedhe Yogya bertepatan dengan pergantian tahun berdasarkan penanggalan Kalender Sultan Agungan yang jatuh setiap tanggal 29 Jumadil Awal || YP-Ist

Yogyapos.com (YOGYA) - Memeringati Pengetan Hadeging Nagari Ngayogyakarta Hadiningrat ke-275, Keraton Yogyakarta menggelar serangkaian kegiatan berupa ziarah dan semaan Alquran. Kegiatan berlangsung selama dua hari pada Minggu-Senin (2-3/1/2022), bertepatan dengan pergantian tahun berdasarkan penanggalan Kalender Sultan Agungan yang jatuh setiap tanggal 29 Jumadil Awal. 

Juru Bicara Tepas Tandha Yekti Keraton Yogyakarta Vinia R Prima menjelaskan, Hadeging Nagari Ngayogyakarta  merupakan peringatan saat Pangeran Mangkubumi sebagai pendiri Kesultanan Yogyakarta memproklamasikan berdirinya kerajaan baru pada tanggal 13 Maret 1755 atau 29 Jumadil Awal 1680 Be. Peristiwa berlangsung tepat sebulan setelah penandatanganan Perjanjian Giyanti, sehingga kegiatan ini dimaksudkan sebagai peringatan sejarah berdirinya  Yogyakarta. 

“Kegiatan ini merupakan kegiatan lanjutan dari kegiatan yang telah dilangsungkan sepanjang Desember 2021 lalu,” ujar Vinia kepada wartawan di Keraton Yogyakarta, Senin (3/1/2022).

Ditambahkan Vinia, kegiatan yang telah dilaksanakan adalah Sholawatan Jawa, Sema’an Alquran, dan Mujahadah di Masjid Pathok Negara Ploso Kuning, Mlangi, Babadan, dan Dongkelan. Berbagai lomba juga digelar oleh Kawedanan Pengulon, unit di Keraton Yogyakarta yang menangani urusan keagamaan. Mengingat situasi pandemi berbagai perlombaan seperti tabuh bedhug, adzan, dan rodat digelar secara daring atau online. 

“Menuju puncak peringatan acara, Abdi Dalem Keraton Yogyakarta menggelar ziarah ke makam Sri Sultan Hamengku Buwono I dan pemimpin keraton berikutnya di Pajimatan Imogiri pada Hari Ahad pagi (2/1). Malam harinya digelar Mujahadah di Masjid Gedhe Keraton Yogyakarta selepas sholat isya. Rangkaian acaranya terdiri atas pembacaan shalawat untuk Nabi Muhammad SAW, Manaqib (Jawahirul Ma’ani) oleh Abdi Dalem Kanca Kaji, serta Dzikrul Ghofilin oleh KH Misbachul Munir,” terang Vinia. 

Vinia menambahkan, untuk agenda hari kedua adalah Sema’an Al-Qur’an dari juz 1-30 yang dilantunkan sejak pukul 05.00 WIB hingga malam hari menjelang puncak acara peringatan Hadeging Nagari di Kagungan Dalem Mesjid Gedhe Yogyakarta. 

Sementara itu, KRT Jayaningrat selaku Penghageng Kawedanan Pengulon berharap melalui kegiatan ini masyarakat dapat berkhitmat bersama melalui rumah masing-masing. Sebab, semua kegiatan disiarkan secara langsung pada Senin malam (3/1/2022) melalui kanal youtube Kraton Yogya mulai pukul 20.30. Hal ini dimaksudkan agar tidak terjadi kerumunan serta sebagai antisipasi merebaknya virus Covid 19.  (*/Sulistyawan Dibyosuwarno)

 


share on: