Peringati 'May Day' 2024, Ini yang Dilakukan Pemkab Bantul

share on:
Ratusan naker memeriahkan Peringatan 'May Day' di Komplek Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Jalan Yogya-Parangtritis Patalan Jetis, Rabu (1/4/2024) || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) – Pemerintah Kabupaten Bantul melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinakertrans) mengadakan peringatan May Day (Hari Buruh Sedunia) Tahun 2024, di Komplek Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Jalan Yogya-Parangtritis Patalan Jetis, Rabu (1/4/2024).

Rangkaian kegiatan diantaranya penyaluran santunan  kecelakaan kerja  dan kematian, serta biasiswa pendidikan kepada sejumlah keluarga korban oleh Bupati Bantul yang jumlahnya ratusan juta rupiah.

BACA JUGA: Lurah Beja WTP Support Puluhan Peserta Starting Parkrating Susur Sungai Opak Canden

Acara juga dimeriahkan dengan hiburan orgen tunggal. Musik ini disambut gembira dan dijadikan ajang untuk tampil bernyanyi dan berjoget bagi para naker.

Dalam kesempatan tersebut terungkap para tenaga kerja (buruh) mengharapkan adanya kebijakan dari Pemerintah adanya jaminan pendidikan gratis dan mendapatkan jaminan kehatan secukupnya bagi anak-anaknya.

BACA JUGA: Advokat Aprilia Supaliyanto MS SH Wis Wancine Menep

“Kami UMP-nya sangat terbatas yaitu 2.216.000, maka berat untuk membiayai ataupun memberikan pendidikan kepada anak dari TK hingga Perguruan Tinggi jika tak ada pendidikan gratis dan  jaminan kesehatan memadai,” kata Ketua Panitia Peringatan May Day  Tahun 20204 Kabuapten Bantul, Fardanatun.

Sementara itu, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih, menyatakan harapan perbaikan kehidupan para naker seperti itu wajar saja. Alasanya semua orangtua ingin dan harus memperhatikan dan menginginkan anak anaknya dapat mendapatkan pendidikan secukupnya.

“Dalam kondisi  dan situasi yang belum merealisasikan harapan seperti saat itu, maka solusinya yang terbaik sementara adalah para naker harus bekerja dengan baik dan saling menguntungkan dengan perusahaan,” kata Halim.

BACA JUGA: Kemenag Dorong Peningkatan Kualitas Kampus Islam Swasta

Apapun situasi dan kondisinya, diharapkan anak -anak di Bantul termasuk dari keluarga naker haruslah bersekolah. Inilah yang harus diperhatikan oleh para orang tua dan pemerintah.

Acara ini juga diisi dengan donor darah oleh PMI, Kodim  dan Polres Bantul. Di sela acara, Kepala Dinas  Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bantul, Istirul Widhilastuti, mengatakan, diselengagarakanya acara ini diharapkan menjadi media komunikasi, silaturahmi sekaligus hiburan bagai para naker, Serikat Pekerja Nasional (SPN), Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) serta pengusaha. (Spd)

 


share on: