Puluhan Siswa SLB 2 Bantul Ikuti Manasik Haji di Pantai Samas

share on:
Kegiatan Manasik Haji Siswa SLB 2 Bantul Yogyakarta || YP-Ist

Yogyapos.com (BANTUL) - Sebagai upaya memberikan pemahaman mengenai tata cara menjalankan ibadah haji, puluhan siswa SLB N 2 Bantul Yogyakarta melakukan kegiatan manasik haji di Pantai Samas, Bantul, Selasa (13/6/2023).

Sardiyana SPd MA selaku Pengawas Pendidikan Luar Biasa Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) DIY menyampaikan, kegiatan ini merupakan realisasi Program P5 untuk tingkat SLB. Dalam hal ini siswa dikenalkan mengenai perbedaan antara Umroh dan Haji sehingga para siswa memahaminya.

“Setelah mereka memahami, maka dalam kehidupan sehari-hari mereka mampu melaksanakan kegiatannya, terutama mengenai rukun Islam yang ke lima,” ujar Sardiyana kepada wartawan disela-sela kegiatan.

Ditambahkan Sardiyana, dengan praktek secara langsung para siswa akan mendapatkan gambaran mengenai pengalaman beribadah haji, sholat dibelakang Hijr Ismail sampai pada kegiatan melempar jamarat .

Disamping itu, melalui kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan citra masyarakat terhadap anak-anak SLB yang  belakangan ini sudah semakin membaik. Hal ini para orang tua sudah mulai terbuka dan dapat menerima keberadaan anak-anak mereka yang mempunyai kebutuhan khusus.

“Kalau 15 tahun lalu banyak orang tua yang malu dan menyembunyikan anak-anak mereka yang berkebutuhan khusus. Sekarang masih ada tapi sudah sangat sedikit,” ujar Sardiyana.

Untuk wilayah DIY, lanjut Sardiyana, sampai saat ini masih ada 1500-an ABK yang belum sekolah sehingga mereka perlu mendapatkan pendidikan, pelayanan dan advokasi kepada mereka. Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama DPR DIY agar memberikan pencerahan kepada orang tua .

”Dalam kegiatan advokasi tersebut kita tunjukan kepada para orang tua mengenai hasil pendidikan dan latihan yang selama ini telah kita lakukan melalui kegiatan Pameran dan Dialog,” tandas Sardiyana.

Sementara itu, Ny Ratih selaku wali murid salah seorang siswa menyambut baik kegiatan Manasik Haji bagi para siswa berkebutuhan khusus tersebut. Sebab dengan adanya kegiatan ini, bukan hanya para siswa saja yang dapat ilmu dan pengalaman mengenai tata cara ibadah haji tetapi juga para orang tua dari para siswa.

“Untuk pengetahuan yang lebih mendalam, hendaknya kegiatan ini dilanjutkan,” ujar  Ratih. (Sds) 

 

 

 

 

 

 


share on: