Ratusan Pedagang di Pasar Bantul Ikuti Rapid Test

share on:
Bupati Drs H Suharsono mencermati pelaksanaan rapid test di Pasar Bantul || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Para pedagang pasar Tradisional di Bantul mengikuti raped test pencegahan dan pemberantasan Covid-19 yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan bekerjasama dengan Dinas Perdagangan, di Pasar Bantul,Rabu (24/6/2020).

"Kegiatan ini sebagai tindak lanjut untuk mendukung dan merealisasikan upaya pencegahan dan pemberantasan pandemi virus Corona, sekaligus menyongsong New Normal,” kata Kepala Dinkes Bantul, dr Agus Budi Raharjo saat mendampingi Bupati Drs H Suharsono meninjau pelaksanaan rapid test.

Agus juga menyatakan kegiatan ini menindak lanjuti Instruksi Presiden agar setiap 1.000.000 penduduk ada 5.000 orang yang berhasil di rapid test.

Pasar tradisional merupakan salah satu tempat yang sering untuk konsentrasi massa (pedagang dan konsumen), maka perlu adanya rapid test. Diperkirakan dan dikawatirkan pedagang ada yang mempunyai riwayat perjalanan.

Sementara itu Kepala Diperdagangan Bantul, Sukro Dwi Susanto mengatakan rapid test kali mengambil sampel sekitar 700 orang. Untuk hari ini Rabu (24/6) sebanyak 350 orang dan hari berikutnya Kamis (25/6) 350 orang.

"Ini juga akan dilakukan di sejumlah pasar lainnya di Bantul satu diantaranya Ngipik,” terangnya.

Bupati Drs H Suharsono, menyatakan kegiatan ini juga untuk persiapan menghadapi New Normal di Bantul. Rencananya sejumlah obyek wisata dan pasar tradisional akan dibuka kembali.

Sejumlah pedagang dua diantaranya Wagilah dan Asih Munfaiti, mengungkapkan, pihaknya menyambut positif dan merasa senang dengan diadakannya rapid test. Ini untuk mengetahui kejelasan tentang terkena covid atau tidak bagi yang di raped tes.

"Semoga tidak ada pedagang yang positf terkena Covid-19. Selain itu perdagangan dan perekonomian bisa normal kembali seperti semula. (Supardi)

 


share on: