Sejumlah Mahasiswa Filipina dan Thailand Ikuti 'Summer Program 2026' di UAJY

share on:
Para peserta Welcoming Ceremony IE’s Summer Program 2026 dengan tema “Waste Management” di Ruang Seminar, Kampus III, Gedung Bonaventura UAJY, Selasa (19/05/2026) || YP-ist

Yogyapos.com (SLEMAN) - Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) berkolaborasi dengan IAESTE Indonesia, menggelar kegiatan Welcoming Ceremony IE’s Summer Program 2026 dengan tema “Waste Management” di Ruang Seminar, Kampus III, Gedung Bonaventura UAJY, Selasa (19/5/2026).

BAC JUGA: 28 Tahun Reformasi, Aktivis UJB Terbitkan Buku Sejarah Gerakan Mahasiswa Empat Dekade

Prof Dr Ir Parama Kartika Dewa SP ST MT IPU ASEAN Eng selaku Dekan FTI, menyambut hangat kedatangan mahasiswa internasional yang hadir.

“Kami berharap program ini memberikan exposure internasional yang andal secara akademik dan digital, juga agar program ini dapat meningkatkan pemahaman lintas budaya dan hubungan profesional dengan para mitra, kolega, maupun organisasi,” ucap Parama dalam sambutannya. 

BACA JUGA: Bermula Hubungan Asmara Kini Saling Berperkara, RJ Masih Wacana

Kegiatan ini dihadiri oleh Ir Yosef Daryanto ST MSc PhD selaku Wakil Rektor III UAJY, apt. Ines Septi Arsiningtyas SFarm MSC PhD selaku Dekan Fakultas Teknobiologi, dan Drs lgn Agus Putranto MSi selaku Kepala KKP, serta para dosen FTI UAJY. Mahasiswa Bulacan State University (BulSU) Filipina bersama dua dosen pendamping, yakni Dr Ivy Mar J. Ramos dan Engr Raph John P. Miranda serta mahasiswa Chulalongkorn University (CU) Thailand turut hadir dalam kegiatan ini.

BACA JUGA: Wakanda Gelar Doa Bersama dan Baksos Memperingati Harkitnas

Kegiatan diawali dengan penampilan tarian tradisional, diikuti dengan penjelasan tentang Program Internasional IUPIE UAJY dan Summer Program 2026 oleh Mikha Meilinda C SSi MSc selaku Koordinator Program Internasional IUPIE UAJY. “Kita akan melihat manajemen limbah dan cara mereka mengelolanya, berharap mahasiswa dapat melihat perbedaan kondisi manajemen limbah di Indonesia dan wilayah lain,” ujar Mikha dalam pemaparannya.

BACA JUGA: TMMD ke-128 Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 Temanggung Resmi Ditutup, Ini Hasilnya

Kegiatan dilanjutkan dengan tur ke berbagai laboratorium FTI serta perpustakaan UAJY, dan diakhiri dengan pemaparan materi “Sustainability and Circularity” oleh Ir. Lenny Halim ST MEng IPM selaku Dosen FTI, materi tersebut mengajarkan tentang bagaimana memenuhi kebutuhan saat ini tanpa mengorbankan masa depan dengan menerapkan konsep keberlanjutan untuk menghadapi tiga krisis besar, yakni perubahan iklim, kehilangan keanekaragaman hayati, dan polusi.

BACA JUGA: BNNP DIY Tangkap Pengedar Sabu dan Musnahkan BB Narkoba

Jc Lian, mahasiswa Teknik Industri dari BulSU Filipina, menyampaikan harapannya untuk program ini. “Saya mengharapkan kesempatan belajar yang lebih baik di Indonesia, kami penasaran dengan beberapa teknik yang ada di Indonesia. Teknik tersebut belum ada di Filipina, seperti budidaya maggot dan eco-enzyme. Kami ingin belajar lebih banyak dari sini agar bisa menerapkannya dalam penelitian kami di Filipina,” jelas Lian.  (*/Red)


share on: