September, Film 'Ir Djuanda' Siap Diproduksi oleh LSB Muhammadiyah dan Mixpro

share on:
Konferensi pers Film Djuanda Pemersatu Laut Indonesia Kantor PP Muhammadiyah di Kota Yogyakarta, Senin (7/8/2023) || YP-Eko Purwono

Yogyapos.com (YOGYAKARTA) - Lembaga Seni Budaya (LSB) Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengandeng Mixpro dan bank BCA akan memproduksi film ‘Ir H Djuanda Pemersatu Laut Indonesia, pada September 2023.

Ketua LSB PP Muhammadiyah, Gunawan Budiyanto mengatakan, sosok Ir H Djuanda Kartawidjaja merupakan kader Muhammadiyah dari Jawa Barat adalah sosok yang dekat dengan dunia pendidikan. 

“Karena kepiawaian Ir Juanda inilah, yang menjadikan teritorial Indonesia terintegrasi meski terpisah laut sampai sekarang ini,” kata Gunawan saat digelar konferensi pers di Kantor PP Muhammadiyah Kota Yogyakarta, Senin (7/8/2023).

Diungkapkan, meski mendapat tawaran dari tempat lain, Djuanda lebih memilih menjadi Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah di Jakarta. Meskipun demikian, Djuanda juga dipercaya oleh Presiden RI Pertama, Ir Soekarno untuk menjadi Menteri Perhubungan dan beberapa jabatan menteri lainnya. 

“Pada masa kemerdekaan, Ir Soekarno paham bagaimana sulitnya menyatukan negara kepulauan akan tetapi wawasan kebangsaan yang disampaikan Ir H Juanda ini membahana, bagaimana menomorsatukan tujuan bangsa,” ungkap dia.

Menurut dia, deklarasi Djuanda disebut menjadi kunci dari kedaulatan kelautan Indonesia dan mempersatukan bangsa. Oleh karena itu masyarakat Indonesia khususnya warga Muhammadiyah harus bangga akan sosok pahlawan  Djuanda.

Produser film Andika Prabangkara dari MixPro menyebutkan bahwa persiapan pembuatan film ini dilakukan hampir selama dua tahun dan direncanakan akan dimulai shooting pada September 2023.

“Hampir dua tahun yang lalu saya ditunjuk sebagai produser film. Dan selama dua tahun ini kami berjuang ingin menulis dan memfilmkan Ir HDjuanda,” kata Andika.

Pengalaman Mixpro telah memproduksi tiga film sejarah Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah yakni  Meniti 20 Hari, Sembilan Putri, Dua ulama. Berbeda dengan film sebelumnya, persiapan pembuatan film Juanda ini diakui Andika penuh dengan perjuangan akan tetapi sejarah Juanda ini membuat timnya tetap bertekad memproduksinya

“Kenapa kita tetap nekat karena tonggak NKRI ada Sumpah Pemuda, Proklamasi, dan Deklarasi Djuanda, dan tidak semua orang tahu pemersatu laut Indonesia adalah Juanda. Laut Indonesia yang dulunya hanya 2 mill menjadi 12 mill,” jelas Andika mengenai film yang disutradarai oleh Ery Isnanto.

Andika berharap di akhir tahun, film Juanda ini dapat disaksikan di bioskop CGV di seluruh Indonesia dan selain itu juga timnya akan menggelar pop up cinema sehingga bisa disaksikan oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Direktur Corporate Bank BCA, Widodo Mulyono menyebut bahwa BCA sepakat untuk mendukung dibuatnya film Ir H Djuanda ini karena sosoknya penting untuk diketahui oleh semua.

“Bagaimana seorang tokoh besar pada masanya sudah membuat Indonesia melalui wilayah lautnya menjadi seperti hari ini,”sebut Widodo.

Informasi ini harus diketahui oleh generasi muda dan dikemas dengan cara yang menarik.

“Anak-anak harus paham tentang sejarah, bahwa Indonesia tidak bisa seperti hari ini jika tidak ada tokoh-tokoh founding father kita, salah satunya Ir H Djuanda,” tuturnya. (Opo)

 

 

 

 


share on: