SLB C Widhar 2 Sleman Pukau Penonton Gelar Seni Budaya dan Wisuda Bersama

share on:
SLB C Widhar 2 Sleman meraih piala juara pada gelar seni budaya dan wisuda bersama SLB di Gedung Militair Societeit di Jalan Sriwedani Yogyakarta, Senin (19/6/2023) || YP-Eko Purwono

Yogyapos.com (YOGYA) - Sekolah Luar Biasa C Wiyata Dharma 2 (SLB C Widhar 2) Sleman tampil memukau pada gelar seni budaya dan wisuda bersama SLB yang dihelat oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY, di Gedung Militair Societeit Yogyakarta, Senin (19/6/2023).

Prosesi wisuda dengan pengalungan samir dilakukan langsung oleh isteri Wakil Gubernur DIY, GKBRAA Paku Alam atau Gusti Putri. Dalam kesempatan Gusti Putri menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi, berharap meminta semua pihak peduli pada anak-anak berkebutuhan khusus serta sinergi seluruh stakeholder dalam mendukung pendidikan dan masa depannya.

“Anak-anak kita bisa berdaya dan berkarya untuk masa depannya, saya menginginkan orang tua untuk membimbing anak-anak, kita perlu melakukan kegiatan-kegiatan untuk anak-anak kita bersama kita bisa dengan cara bersinergi baik dengan pemerintah atau stakeholder dan orang-orang  yang peduli,” ujar Gusti Putri.

Dirinya berharap kepada anak didik yang telah diwisuda nantinya bisa berdaya dan berkarya untuk masa depan. “Kita semua harus memberikan cinta dan bisa melindungi demi  masa depannya,” tandasnya.

Fashion show menampilkan produk batik karya siswa siswi SLB C Widhar 2 Sleman || YP-Eko Purwono

Sementara itu, Kepala Sekolah SLB C Wiyata Dharma 2 Sleman, Budi Sudarini SPd mengatakan dalam kegiatan ini SLB C Widhar 2 Sleman mengikuti wisuda bersama sebanyak 5 siswa pada tingkat SMA LB dari total 56 orang yang diwisuda.

“Pada wisuda bersama ini sekolah kami mewisuda sebanyak 5 siswa untuk tingkat SMA LB,” kata Budi disela acara.

Yang membanggakan, dalam gelar seni budaya sekolah ini berhasil meraih juara terfavorit, paling inspiratif dan menjadi sekolah dengan penampilan terbaik.

“Tadi kita tampilkan fashion show, sekaligus sosialisasi produk batik sekolah, ini membuktikan bahwa tuna grahita itu bisa. Ternyata mereka bisa menciptakan sesuatu yang berguna bagi dirinya, keluarga dan masyarakat,” ungkapnya.

Di tengah perkembangan teknologi, semua SLB C Widhar 2 Sleman dituntut lebih kreatif dan inovatif, dengan menyesuaikan sistem pembelajaran di kelas dengan kebutuhan.

“Semoga WD 2 akan menjadi yang terbaik, kita akan selalu berinovasi dan menciptakan ide-ide baru sehingga dapat memberikan layanan terbaik bagi peserta didik,” imbuhnya.(Opo) 

 

 

 

 

 

 


share on: