Sleman Culture Festival akan Dimeriahkan Pesta Kembang Api

share on:
Panitia SCF saat memberikan keterangan pers || YP-Agung Dwi Purwanto

Yogyspos.com (SLEMAN) – Pemkab Sleman kembali akan menggelar Sleman Culture Festival (SCF) yang mnenyuguhkan upacara adat, parade militer, pacuan kuda, hingga pesta kembang api bertajuk Heiwa Hanabi atau Fireworks of Peace dari Jepang, Jumat-Sabtu (22-23/8/2025), di Denggung Sleman.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, Susmiarto, mengatakan SCF 2025 diadakan dalam rangka memperingati 80 tahun kemerdekaan RI dengan menekankan kearifan lokal dan bukan sekadar tontonan tahunan, melainkan penguatan jati diri masyarakat.     

BACA JUGA: Polres Bantul Rotasi Sejumlah PJU, Kasi Humas Iptu R Hidayanto

"Festival upacaraca.adat rutin diadakan oleh Dinas Kebudayaan Sleman dan untuk tahun ini Pemkab bersinergi dengan program internasional dari Sakuranesia,” jelasnya, di Pendapa Parsamya komplek Pemkab Sleman, Rabu (20/8/2025).

Ia juga mengatakan upacara adat ini bukan ritual keagamaan, melainkan warisan sosial yang kaya filosofi. “Inilah cara kita merawat akar budaya dan mewariskannya kepada generasi muda.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Sleman, Ishadi Zayid menyampaikan SCF menggabungkan budaya khas Sleman melalui Festival Upacara Adat. Setiap kelompok minimal 30 orang sehingga total peserta mencapai ratusan pelaku budaya. Mereka membawakan berbagai upacara khasnya, seperti Turawahan, Suran, hingga Merti Dusun sebagai wujud syukur, gotong royong, dan nilai luhur budaya Jawa.

BACA JUGA: TMMD Reguler ke-125 Temanggung Ditutup, Danrem Sampaikan Amanat Pangdam

"Kontingen aka dinilai oleh dewan juri yang terdiri dari akademisi, praktisi, dan pemerhati budaya. Hanya lima kelompok terbaik yang akan mendapat penghargaan. Festival ini adalah ruang ekspresi generasi muda," jelasnya.

Festival Upacara Adat akan diikuti oleh 17 kontingen dari 17 kapanewon di Sleman. Penyelenggaraannya dibagi dalam dua hari. Pada hari Jumat (22/8) dimulai pada pukul 08.00-14.30 WIB dengan menghadirkan kontingen dari Kapanewon Turi, Sleman, Ngemplak, Gamping, Cangkringan, Minggir, Seyegan, Godean, dan Tempel.

BACA JUGA: Bupati Harda Terima Penghargaan Lencana Darma Bakti di Hari Pramuka 2025

Sedangkan, Sabtu (23/8/2025), festival menghadirkan kontingen dari Kapanewon Berbah, Kalasan , Pakem, Moyudan, Mlati, Depok, Prambanan, dan Ngaglik. Di hari yang sama, Pacuan Kuda Kepang digelar pukul 12.00-13.00 WIB. Pesta Kembang Api baru dimulai pukul 21.15 – 21.45 WIB dengan peluncurannya dari rooftop Balai Kota Sleman.

Ditempat yang sama, Pendiri Yayasan Sakuranesia Society, Tomomi Sakura Ijuin, mengatakan kembang api yang akan diluncurkan dalam acara SCF 2025 bernama Heiwa Hanabi atau Kembang Api Perdamaian. Hal ini sebagai makna doa dan harapan yang dituangkan dalam kembang api sehingga akan membumbung tinggi ke langit.

BACA JUGA: Ditangkap! Terduga Pencuri Barang Elektornik Pernah 'Bobol' RSUD Sleman

Dikatakan juga oleh Tomomi Sakura Ijuin bahwa bahan peledakan yang dahulu menjadi simbol perang kini kami ubah menjadi kembang api sebuah simbol perdamaian. Melalui perayaan cahaya ini.

“Kami berharap masyarakat Indonesia, Jepang, dan seluruh dunia dapat terus menawarkan ikatan persahabatan dan perdamaian,” harapnya. (*/Agn)                                                                                          


share on: