TBM Helicopter Bantul Raih Penghargaan TBM Kreatif-Rekreatif Tingkat Nasional

share on:
Pengelola TBM Helicopter (kiri) saat menerima penghargaan || YP/Mufti

Yogyapos.com (BANTUL) - Taman bacaan masyarakat (TBM) Helicopter Bantul meraih penghargaan sebagai TBM Kreatif-Rekreatif 2019 bersama 4 TBM lainnya asal JawaTimur, Jawa Barat, Aceh, dan Sulawesi Selatan. Penghargaan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI diberikan kepada TBM yang mengelola dan menyelenggarakan program layanan literasi edukatif, kreatif, serta inovatif sehingga memberikan dampak positif sekaligus menginspirasi masyarakat luas. Penghargaan diserahkan pada puncak peringatan acara Hari Aksara Internasional di Makassar Sulawesi Selatan baru-baruini.

Pengelola TBM Helicopter, Maria Tri Suhartini kepada yogyapos.com, Selasa (10/9/2019) mengungkapkanrasa syukur sekaligus bangga atas penghargaan tersebut. Menurutnya, tidak mudah memperoleh penghargaan semacam ini. Sebelumnya ada kriteria dan ketentuan harus dipenuhi, diantaranya ialah mengirimkan tulisan esai tentang profil beserta kegiatan-kegiatan di TBM, sarana prasarana, maupun prestasi yang telah dicapai.

“Kami harus dapat memberikan gambaran mengenai TBM secara keseluruhan. Selain itu TBM mesti punya unggulan dan inovasi kegiatan yang dampaknya langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya.

TBM beralamat di Dusun Gubuk RT 50 Argosari Sedayu Bantul ini koleksinya sudah beragam. Lebih dari 3500 buku berbagai bidang pengetahuan tersedia. Administrasi pencatatan koleksi maupun peminjaman dan pengembalian buku juga berjalan baik.

“Buku diperoleh dari hibah para donatur yang punya perhatian terhadap perkembangan minat baca masyarakat. Sebagian buku kami distribusikan ke berbagai tempat membutuhkan, sebagian lagi ada di TBM untuk layanan membaca,”lanjut Tri.

Inovasi kegiatan di Helicopter antara lain layanan literasi bagi kaum difabel, pelatihan bahasaisyarat, pertemuan keluarga rutin satu bulan sekali,dan setiap minggu ada kegiatan baca buku keliling dengan tempatnya bergantian.

Tri menambahkan, TBM Helicopter dipercaya oleh Kecamatan Sedayu sebagai basecamp paguyuban “Pinilih”, sebuah perkumpulan keluarga penyandang disabilitas. Hampir seluruh difabeldan keluarganya rentan secara ekonomi. Mereka mendapat pendampingan sehingga mampu mengakses informasi, layanan kesehatan, serta layanan publik lainnya.

“Kami mendorong dan membimbing kaum difabel agar bisa terlibat dalam setiap kegiatan. Bagi difabel usia produktif kami berikan semacam pelatihan sehingga mampu mencapai kemandirian secara ekonomi,” pungkasnya

TBM Helicopter sebelumnya juga berprestasi sebagai juara I LombaPerpustakaan Komunitas Tingkat Kabupaten Bantul tahun 2018. Kegiatan-kegiatannya didukung oleh Pemerintah Desa Argosari dan Kecamatan Sedayu. (Muf)

 

 

 

 

 


share on: