UKDW Yogyakarta Segera Miliki Rumah Sakit Akademi di Bantul, Peletakan Batu Pertama oleh Bupati

share on:
Peletakan batu pertama Rumah Sakit Akademik Duta Wacana di Jalan Wates kilometer 12, Dusun Sumampir Argorejo Sedayu Kabupaten Bantul, Senin (30/10/2023) || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta segera memiliki Rumah Sakit Akademik Duta Wacana di Jalan Wates kilometer 12, Dusun Sumampir Argorejo Sedayu Kabupaten Bantul.

Upacara peletakan batu pertama pembangunan Rumah Sakit Akademik Duta Wacana ini dilakukan oleh Bupati Bantul H Abdul Halim Muslih bersama Rektor UKDW Dr Ing Wiyatiningsih ST MT, Ketua Yayasan Duta Wacana Dr Nindyo Prayono dan Ketua Tim Pembagunan Hendri F, serta dihadiri unsur Forkompimka Sedayu, Senin (30/10/2023).

BACA JUGA: Jalan Sehat Warga RW 22 Notoprajan Dihadiri Caleg PKB Kota Yogya Eko Djoko Widiyatno SH MH

Sebelum acara peletakan batu pertama, ditampilkan tarian yang para penarinya membawakan tujuh kendi berisikan air dari tujuh tempat. Tarian ‘tujuh atau pitu’ yang berarti pitulung dan pituduh (petunjuk untuk kebaikan) atas dibangunanya rumah sakit ini.

Rektor UKDW Yogyakarta Dr Ing Wiyatiningsih ST MT || YP-Supardi

Bupati Abdul Halim Muslih dalam sambutannya, mengatakan rumah sakit ini nantinya ini dapat untuk meningkatkan derajat kesehatan masayarakat.

BACA JUGA: Samsung Galaxy Tab A9+, Dua Jutaan untuk Makin ManTAB Bermain dan Belajar

“Meski Pemkab Bantul selalu beupaya meningkagkan derajat kesehatan masyarakat diantarnya dengan menanggulangi stunting melalui penyediaan dana untuk optimalisasi posyandu. Namun itu semua perlu dukungan, salah satunya melalui RS Akademik Duta Wacana,” tandasnya.

Ketua Tim Pembagunan RSADW, Hendri F MSc || YP-Supardi

Abdul Halim juga mengutip Menteri Kesehatan RI saat berbicara pada suatu acara di Jakarta, bahwa Indonesia secara umum masih kekurangan tenaga medis. Sehingga dengan adanya rumah sakit ini diharapkan dapat memenuhi kekurangan tenaga medis.

BACA JUGA: Bekas Kepala Dispertaru DIY Segera Diadili di Pengadilan Tipikor

Sementara itu, Rektor UKDW Yogyakarta Dr Ing Wiyatiningsih ST MT, mengatakan proses akan didirikannya RSA Duta Wacara ini berlangsung sejak beberapa tahun lalu. Hal ini suatu bukti bahwa UKDW selalu berkembang dan berupaya mengembangkan eksistensinya untuk kebermanfaatan masyarakat.

Desain RS Duta Wacana || YP-ist

Acara peletakan batu RSADW yang juga bertepatan dengan dengan Nies Natalis ke-61 UKDW yang resepsinya akan diadakan pada 31 Oktober 2023. 

BACA JUGA: Eksekusi Tanah di Jalan Bener, Mulatsih Peroleh Kembali Haknya Setelah Lebih Sepuluh Tahun Berjuang

“Di komplek ini nantinya juga dijadikan kampus II UKDW. Sejumlah fakultas yang ada akan dipindahkan di lokasi ini,” ungkap Ing Wiyatiningsih.

Ketua Yayasan Duta Wacana, Dr Nindyo Prayono, menyatakan sinergitas UKDW dan RSA Duta Wacana dengan Pemkab Bantul diharapkann semakin ditingkatkan. “Dengan adanya rumah sakit ini diharapkan juga dapat mendukung Indonesia Emas di Tahun 2045,” katanya.

Ketua Tim Pembagunan RSADW, Hendri F MSc, menjelaskan luas lahan seluruhnya untuk pembagunan RSADW kampus II UKDW ini sekitar 10,5 hektar. Sekitar 3 hektare untuk pembangunan RS yang juga dilengkapi dengan lahan hijau sebagai upaya pelestarian lingkungan.

“Gedung rumah sakit ini dirancang delapan lantai. Tahap pertamanya akan dibangun rumah sakit tipe C, sebanyak 108 tempat tidur. Namun diharapkan pada masa akan berikutnya akan berkembang menjadi rumah sakit tipe B,” tutur Hendri. (Spd)

 


share on: