Yogyapos.com (BANTUL) - Penyebaran pandemi virus Corona menjadi dilematis bagi sejumlah mahasiswa rantau yang menempuh pendidikan di kampus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Banyak dari mereka yang memutuskan tidak pulang kampung karena sadar akan akan tingginya resiko menjadi carrier. Namun ketika memilih menetap di daerah rantau pun menjadi masalah soal pemenuhan kebutuhan hidup sehari-sehari.
Melihat situasi ini, UMY pun menyalurkan sebanyak 1.600 paket logistik yang diperuntukkan bagi mahasiswa yang sebelumnya telah mendaftarkan diri. Paket logistik berupa kebutuhan dasar, seperti beras, minyak goreng, gula, mi instan, masker dan hand sanitizer. Tahapan penyaluran ini dibagi dua hari. Selasa (14/4/2020) pembagian bagi mahasiswa UMY asal luar DIY. Sedangkan Rabu (15/4) pembagian untuk mahasiswa UMY asal DIY.
Rektor UMY Dr Ir Gunawan Budiyanto mengutarakan, kegiatan ini akan dilaksanakan setiap minggunya secara berkala hingga kondisi membaik. “Harapan saya program ini berjalan dengan lancar dan bermanfaat bagi para mahasiswa UMY. Bisa menambah rasa aman dan nyaman bagi mahasiswa ditengah situasi sulit pendemi Corona. Pihak Kampus UMY sangat memperhaikan kesehatan dan kesejahteraan para mahasiswa. Kami ingin menciptakan ketenagan bagi mahasiswa,” kata Rektor UMY.
Sesuai dengan anjuran pemerintah, penyaluran paket logistik dilakukan sesuai protokol kesehatan. Seperti physical distancing dan memakai masker. Pembagian melalui system drive thru dengan jalur yang telah ditentukan panitia. Lokasi pembagian berada di area parkir timur Sportorium UMY. (Dol)
